DEMOCRAZY.ID – Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti munculnya poster bertajuk Kabinet Tangguh yang memasangkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2029.
Kemunculan poster tersebut menyusul perbincangan mengenai Kabinet Bayangan atau Shadow Cabinet yang sebelumnya diperkenalkan oleh koalisi masyarakat sipil dan akademisi pada Juli 2026 sebagai salah satu bentuk fungsi kontrol terhadap pemerintahan.
“Setelah ramai kabinet bayangan, sekarang muncul kabinet KDM – Ahok,” tulis Jhon di akun X pribadinya, dikutip Selasa (1/9/2026).
Menurut Jhon, poster Kabinet Tangguh merupakan bentuk kreativitas warga sekaligus kritik terhadap kinerja Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
👇👇
Ia menilai kritik tersebut muncul karena adanya ketidakpuasan terhadap kondisi yang dirasakan masyarakat dan kinerja jajaran pemerintahan.
“Kerja kabinet hanya sekadar memuji-muji presiden dengan laporan-laporan bagusnya, sementara keadaan di lapangan berbanding terbalik dengan apa yang dilaporkan. Jangan salah jika rakyat kecewa, karena pajak yang dibayarkan dengan iklas adalah sebagai bentuk ekspektasi terhadap kinerja yang diharapkan,” tegasnya.
Jhon juga menyoroti daftar tokoh yang dicantumkan dalam poster Kabinet Tangguh.
Menurutnya, susunan nama tersebut terlihat lebih ramping dan diisi figur yang memiliki pengalaman di bidang masing-masing.
“Rasanya kabinet KDM-Ahok ini jauh lebih baik dari kabinet Merah Putih,” tandasnya.
Dalam poster yang beredar di media sosial tersebut, Dedi Mulyadi diposisikan sebagai Presiden dan Ahok sebagai Wakil Presiden.
Selain pasangan tersebut, poster itu juga mencantumkan sejumlah tokoh nasional dalam posisi kementerian dan jabatan strategis.
Mahfud MD diposisikan sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM, sementara Bambang Brodjonegoro dicantumkan sebagai Menteri Koordinator Perekonomian.
Nama Anies Baswedan juga masuk dalam daftar sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Sementara mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti diposisikan sebagai Menteri Kelautan.
Poster Kabinet Tangguh tersebut merupakan materi digital yang beredar di media sosial dan tidak mencerminkan susunan kabinet resmi maupun keputusan politik terkait Pilpres 2029.
Dengan demikian, nama-nama yang tercantum di dalamnya masih sebatas bagian dari narasi politik dan kreativitas warganet yang berkembang di ruang digital.
Setelah ramai kabinet bayangan, sekarang muncul kabinet KDM – Ahok
Inilah bentuk kreativitas warga sekaligus kritik kepada kabinet Prabowo Gibran yang bukan hanya inkompeten, tapi juga impotensi gairah kerja.
Kerja kabinet hanya sekadar memuji2 presiden dengan laporan2… pic.twitter.com/ErTj24QSyt
Baca Juga— Jhon Sitorus (@jhonsitorus_19) September 1, 2026