Kritik Menteri PU Berujung Petaka! Data Pribadi Disebar, Netizen Ini Alami Teror Mengerikan

DEMOCRAZY.ID – Belakangan ini nama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo ramai menghiasi wajah pemberitaan media online dan media sosial berbagai platform.

Salah satu isu yang terangkat adalah dugaan Dody Hanggodo melakukan mutasi terhadap sejumlah pegawai di lingkungan Kementerian PU ke luar daerah tak biasa.

Fatalnya mutasi dikait-kaitkan dengan bocornya dokumen rencana perjalanan diri Menteri PU bersama keluarga ke Amerika Serikat (AS).

Isu inilah yang diangkat oleh netizen pemilik akun Threat, @ferrykoto.

Ia dengan keras mengkritik Menteri PU sehubungan kebijakan mutasinya “membuang” ASN ke wilayah yang jauh dari keluarga intinya.

Dalam unggahan empat hari lalu itu, @ferrykoto menyebut Dody sebagai menteri titipan H Isam, orang pribumi terkaya di Nusantara.

Latar belakang itu diduga membuatnya bersikap semaunya di Kementerian.

“Rupanya Dody ini diduga titipan H. Isam. Apa karena itu sikapnya sontoloyo, bertindak suka-suka di KemenPU dgn memutasi ASN seenaknya,” tulinya di Thread, terlihat Kamis 14 Juli 2026.

“Dan ternyata Prof Renald Kasali mengkonfirmasi kelakukannya di Aceh yang sesukanya memutasi ASN KemenPu Aceh, sehingga penyelesaian proyek penanganan bencana jadi terlambat dan kacau balau,” tulis @ferrykoto.

Ia pun mengajak warganet untuk mengungkap sosok menteri salah satu anggota Kabinet Merah Putih.

“Warganet sikat saja, kuliti semua ttg arek ini,” ajaknya.

Imbasnya @ferrykoto mendapat permintaan take down dari nomor WhatsApp dengan nama profil Rifdah Tsabita.

Menurut dia, nomor ini berhubungan dengan sebuah website, yakni actvisit.

“Pakai profle wanita, tapi saya tidak yakin apa benar dia dengan nama Rifdah Tsabita. Nomor HP ini terbuka dan dia akui yg di web nomornya dan webnya juga,” tulis @ferrykoto di Threat.

“Mohon kerjasamannya untuk menghapus postingan (tercoret) di platform X,” tulis pengirim pesan.

Pengirim pesan menilai unggahan itu tidak benar dan berpotensi menimbulkan kegaduhan. Bahkan mengancam akan melaporkannya ke polisi.

Bahkan dengan jumawa mengungkap data pribadi @ferrykoto. Mulai dari nama, NIK, agama, pekerjaan hingga lokasi terakhirnya alias doxing.

Pengirim pesan juga mengantongi data keluarga @ferrykoto.

“Ada yang mau ancam2 saya, karena Twit saya tentang Dody Menteri PU. Ini sudah jelas pelanggaran data pribadi, sampai tahu data KK. Bahkan lokasi device saya saat ini. mohon perhatian CCICPolri data warga diretas begini,” paparnya.

Pengirim pesan kemudian melayangkan intimidasi.

“Gausah effort lebih saya bilang, ketimbang celaka nantinya,” ancamnya.

Namun @ferrykoto siap menghadapi ancaman ini.

“Kalau terjadi apa2 dengan saya dan keluarga, sudah jelas ini pelakunya. Saat ini sedang dipertimbangkan untuk pelaporan polisi terkait pengancaman dan pelanggaran UU PDP,” ujar dia.

“Pada warganet jangan takut terus bersuara, berisik, kritikjika ada pejabat pemerintah yg sontoloyo, berbuat suka2. Jika diancam, bukan saja ke Medsos. Dan laporkan,” tegasnya.

👇👇

 

Lihat di Threads

 

Dikabarkan sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menjawab kabar yang menyebutkan mutasi pejabat di lingkungan Kementerian PU berhubungan dengan bocornya dokumen rencana perjalanan dirinya beserta keluarga ke Amerika Serikat (AS).

Dody hanya mengakui mutasi memang dilakukan di internal kementeriannya.

Tetapi kebijakan tersebut adalah hal yang biasa dan tidak berkaitan dengan isu kebocoran surat perjalanan dinas ke AS.

“Mutasi? Mutasi kan biasa saja. Orang pegawai gue 38.600 masa nggak boleh mutasi?” kelit Dody Hanggodo saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.

Saat kembali ditanya apakah mutasi ini didorong oleh isu surat perjalanan yang bocor, Dody dengan tegas membantah.

“Nggak ada (mutasi karena dendam),” tegas dia.

Sumber: Konteks

Artikel terkait lainnya