Usai Jokowi, Kini Giliran Gibran ‘Kuasai’ Lampung: Akademisi Bongkar ‘Skenario Politik’ Yang Sedang Disusun Dinasti Mulyono!

DEMOCRAZY.ID – Kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Provinsi Lampung menuai perhatian dari kalangan akademisi.

Kehadiran Gibran dinilai bukan semata-mata sebagai pelaksanaan penugasan khusus dari Presiden, melainkan bagian dari investasi citra politik jangka panjang menuju Pemilu 2029.

Penilaian tersebut disampaikan Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Lampung (Unila), Dr. Robi Cahyadi Kurniawan, menanggapi rangkaian kunjungan Gibran ke Kabupaten Lampung Timur pada Rabu (15/7/2026).

Sebelum kunjungan Gibran, Presiden ke-7 Ri, Joko Widodo atau notabene ayah dari Gibran mengunjungi Lampung pada akhir Juni 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTs 1 dan MI Muhammadiyah Way Bungur.

Wapres juga didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela beserta jajaran pemerintah daerah.

Menurut Robi, secara konstitusional Wakil Presiden memang bertugas membantu Presiden, sementara penugasan khusus bergantung pada pendelegasian kewenangan dari kepala negara.

“UUD 1945 tidak mengatur secara spesifik tugas khusus Wakil Presiden, melainkan bergantung pada pendelegasian dari Presiden.”

Ia menilai, kunjungan Gibran juga dapat dibaca sebagai bagian dari dinamika politik yang lebih luas.

“Jika melihat manuver Jokowi ke daerah untuk mengenalkan PSI dan menaikkan citra Gibran menuju Pemilu 2029, terlihat kunjungan ke Lampung ini adalah bagian dari agenda itu,” pungkas Robi.

Tinjau Program MBG

Selama berada di Lampung Timur, Gibran berkeliling sekolah dan menyambangi ruang kelas untuk melihat langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu disambut antusias oleh pihak sekolah.

Perwakilan dewan guru, Edi Setiawan, mengaku bangga sekolahnya menjadi salah satu lokasi kunjungan Wakil Presiden.

“Kami dari dewan guru merasa bangga karena didatangi Pak Gibran. Seorang RI 2 datang ke sekolah yang berada di ujung Lampung Timur,” kata Edi.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat memotivasi para siswa untuk lebih semangat belajar.

“Semoga dengan kedatangan Pak Gibran menjadi motivasi bagi anak-anak kami agar lebih semangat lagi dalam belajar,” ujarnya.

Selain meninjau pelaksanaan MBG, Gibran juga mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya dengan menghadiri silaturahmi dan dialog bersama tokoh adat Penyimbang serta pengurus Bela Budaya Nusantara di Taman Randu Mas, Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur.

Ketua Umum Bela Budaya Nusantara Provinsi Lampung, Mulyono, mengatakan kehadiran Gibran menjadi pengobat kerinduan masyarakat setelah kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke wilayah tersebut sebelumnya batal terlaksana.

“Bisa dibilang begitu mungkin, karena tadi Bapak Beliau, Bapak Jokowi juga via telepon menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya,” kata Mulyono.

Meski kunjungan Jokowi sempat tertunda, ia menilai kedatangan Gibran tetap membawa makna positif bagi masyarakat adat.

“Dan ini diambil hikmah di balik peristiwa kemarin untuk menjalin silaturahmi yang lebih baik,” pungkasnya.

Agenda Jokowi di Lampung Juni Lalu

Sebelumnya, Jokowi melakukan kunjungan ke Provinsi Lampung selama tiga hari, mulai Jumat (26/6/2026) hingga Minggu (28/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi akan menghadiri berbagai agenda, mulai dari konsolidasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), kegiatan budaya, silaturahmi dengan masyarakat, hingga kunjungan ke pondok pesantren.

Selama berada di Lampung, Jokowi juga dijadwalkan menghadiri agenda PSI bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.

Sejumlah daerah masuk dalam rangkaian kunjungan Jokowi, yakni Kabupaten Mesuji, Tulangbawang Barat, Pesawaran, Bandar Lampung, Lampung Timur, dan Lampung Tengah.

Ketua DPD PSI Bandar Lampung Randy Aditia Gumay Gumanti mengatakan, salah satu agenda utama Jokowi adalah menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Bandar Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) mulai pukul 07.00 WIB.

Kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 1.600 pengurus PSI dari Bandar Lampung.

“Persiapan terus dimatangkan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Kami menargetkan sekitar 1.600 pengurus PSI Bandar Lampung hadir dalam rakorda ini sebagai bagian dari penguatan organisasi dan konsolidasi kader,” kata Randy.

Menurut Randy, masyarakat umum juga dipersilakan menghadiri kegiatan tersebut setelah proses verifikasi peserta selesai.

“Untuk masyarakat yang ingin hadir dan ikut menyaksikan agenda, kami persilakan datang setelah proses verifikasi peserta selesai sekitar pukul 10.00 WIB. Dresscode yang disiapkan panitia adalah putih-hitam agar pelaksanaan kegiatan tetap tertib dan seragam,” ujarnya.

Rangkaian kunjungan Jokowi dimulai pada Jumat (26/6/2026).

Setelah tiba di Bandara Radin Inten II, Jokowi dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Mesuji.

Di Mesuji, Jokowi akan menghadiri acara halalbihalal bersama sekitar 1.350 pengurus, kader, dan simpatisan PSI se-Lampung di kawasan Wiratama.

Agenda tersebut dilanjutkan dengan salat Jumat berjemaah.

Setelah itu, rombongan dijadwalkan menuju Tulangbawang untuk menghadiri agenda konsolidasi PSI yang diperkirakan diikuti sekitar 3.000 peserta.

Pada sore hari, Jokowi juga dijadwalkan menyaksikan Kirab Pawai Budaya dan Karnaval Gajah sebelum bertolak ke Bandar Lampung.

Pada Sabtu (27/6/2026), Jokowi dijadwalkan bertemu tokoh adat Lampung dan menerima gelar dari lima kerajaan di Kedaton Keagungan.

Usai agenda tersebut, Jokowi akan menghadiri Rakorda PSI Bandar Lampung, kemudian melanjutkan kunjungan ke Museum Transmigrasi dan Desa Bagelen.

Sore harinya, Jokowi dijadwalkan mengunjungi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Maliosewu, sebelum menghadiri ramah tamah bersama DPW dan DPD PSI se-Lampung.

Randy menilai kehadiran Jokowi bersama Kaesang Pangarep akan menjadi penyemangat bagi kader PSI di Lampung.

“Kehadiran Pak Jokowi dan Mas Kaesang tentu menjadi semangat tersendiri bagi seluruh kader PSI. Ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi menjadi suntikan optimisme untuk memperkuat kerja-kerja politik dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Ia berharap kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat posisi PSI di Lampung.

“Kami berharap ini menjadi awal perjuangan PSI di Lampung agar semakin besar, semakin dekat dengan masyarakat, dan mampu meraih kursi pada Pemilu mendatang,” ujarnya.

Randy juga berharap proses kaderisasi PSI dapat melahirkan lebih banyak pemimpin daerah.

“Harapan kami, dari proses kaderisasi dan konsolidasi yang terus dilakukan, akan lahir kader-kader terbaik PSI yang ke depan bisa menjadi kepala daerah di berbagai wilayah di Lampung,” katanya.

Pada hari terakhir, Minggu (28/6/2026), Jokowi dijadwalkan menghadiri kirab budaya di Lampung Timur bersama relawan dan tokoh adat.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada masyarakat di Kota Gajah, Lampung Tengah.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan silaturahmi di sebuah pondok pesantren bersama para kiai dan sekitar 1.800 santri.

Setelah seluruh agenda selesai, rombongan Jokowi dijadwalkan kembali menuju bandara pada sore hari.

Kunjungan selama tiga hari tersebut memuat berbagai agenda politik, sosial, budaya, dan keagamaan, sekaligus menjadi momentum bagi PSI Lampung untuk memperkuat konsolidasi organisasi bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.

Artikel terkait lainnya