Skandal Memalukan! POLRI Tempati Posisi Puncak Polisi Paling Korup di Asia Tenggara

DEMOCRAZY.ID – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menempati peringkat pertama sebagai institusi kepolisian yang paling korup di Asia Tenggara berdasarkan hasil survei Police Corruption Perceptions Index terbaru dari platform data global IndexMundi Global Surveys.

Secara global, Polri bertengger di peringkat ke-18 sebagai polisi terkorup di dunia.

Indeks ini merupakan ukuran subjektif yang dihimpun berdasarkan tingkat korupsi yang dirasakan langsung oleh masyarakat (persepsi publik) terhadap lembaga penegak hukum di negaranya masing-masing.

Detail Skor dan Peringkat Regional ASEAN

Dalam survei Police Corruption Perceptions Index dari IndexMundi, semakin tinggi skornya, menunjukkan tingkat persepsi ketidakpercayaan masyarakat yang semakin buruk.

Berikut adalah gambaran posisi Indonesia dibandingkan dengan beberapa negara tetangga di Asia Tenggara:

  • Peringkat 1 (18 Dunia): Indonesia (Polri) dengan skor 7,56
  • Peringkat 2 (24 Dunia): Thailand dengan skor 7,40
  • Peringkat 3 (34 Dunia): Filipina dengan skor 7,14
  • Peringkat 4 (35 Dunia): Malaysia

Polisi Paling Bersih: Singapura berada di posisi terbawah (terbersih) dengan raihan skor terendah sebesar 2,10.

Faktor Penyebab Tingginya Persepsi Negatif

Tingginya angka ketidakpercayaan publik dan buruknya persepsi terhadap institusi Polri umumnya dipicu oleh berbagai isu laten yang kerap mencuat ke permukaan, di antaranya:

  • Maraknya praktik pungutan liar (pungli) dalam pelayanan publik dan penegakan hukum di jalan raya.
  • Kasus penyuapan dan gratifikasi untuk mempercepat atau menghentikan proses hukum tertentu.
  • Isu penyalahgunaan wewenang hingga keterlibatan oknum internal dalam tindak pidana.

Hasil dari IndexMundi Global Surveys ini menjadi alarm keras bagi kepolisian nasional untuk melakukan reformasi birokrasi, penegakan disiplin, dan peningkatan transparansi secara menyeluruh guna memulihkan kepercayaan masyarakat.

Artikel terkait lainnya