DEMOCRAZY.ID – Polisi di Pakistan tak sengaja menembak seorang bocah perempuan asal Australia hingga tewas, dalam upaya pengejaran pelaku perampokan.
Dua anggota keluarga bocah perempuan itu juga mengalami luka-luka dalam insiden yang sama.
Otoritas Australia menyerukan pada Senin (15/6) agar otoritas Pakistan melakukan penyelidikan yang transparan terhadap insiden yang menewaskan warga negaranya tersebut.
Insiden memilukan tersebut, seperti dilansir AFP, Senin (15/6/2026), terjadi di Provinsi Punjab, yang merupakan provinsi paling padat di Pakistan bagian timur pada 10 Juni lalu.
Kepolisian Punjab mengatakan bahwa insiden itu terjadi saat para personelnya merespons upaya perampokan bersenjata.
Disebutkan bahwa para polisi yang dikerahkan, terlibat baku tembak dengan para tersangka yang menodongkan senjata kepada para penumpang sebuah mobil dalam upaya perampokan tersebut.
“Dalam kekacauan yang terjadi, para petugas yang terlibat secara keliru menilai bahwa para tersangka berusaha melarikan diri dengan kendaraan korban dan melepaskan tembakan,” kata Departemen Pengendalian Kejahatan Kepolisian Punjab dalam pernyataan pada (14/6) waktu setempat.
“Keputusan yang salah ini mengakibatkan kematian tragis Hania, yang berusia 10 tahun, dan memicu luka-luka pada ayah dan saudara laki-lakinya,” imbuh pernyataan tersebut.
Kepolisian Punjab mengatakan bahwa pihaknya telah mendaftarkan aduan kriminal dari ayah korban dan telah menangkap para personel kepolisian yang terlibat.
Ditambahkan bahwa personel kepolisian yang terlibat itu telah dihadirkan dalam persidangan dan kini dalam penahanan.
Media-media Australia melaporkan bahwa keluarga korban berasal dari kota Perth, Australia Barat, dan sedang mengunjungi kerabat di Pakistan saat insiden mematikan itu terjadi.
Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese — yang menyebut bocah yang tewas berusia 9 tahun — mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintahannya “mengharapkan adanya transparansi dan penyelidikan yang tepat atas keadaan ini”.
“Pemahaman saya adalah bukan hanya seorang bocah perempuan yang kehilangan nyawanya, tetapi ada anggota-anggota keluarga lainnya yang juga terluka dalam keadaan yang benar-benar mengerikan,” kata Albanese dalam pernyataannya.
Kementerian Luar Negeri Australia mengatakan pihaknya memberikan bantuan kepada keluarga warga Australia yang tewas dan luka-luka di Pakistan.
Sementara Kepolisian Punjab mengatakan pihaknya sedang melakukan “penyelidikan menyeluruh dan tidak memihak untuk memastikan keadilan ditegakkan”.
“Kami sangat sedih atas tragedi ini. Meskipun personel kami beroperasi di lingkungan berisiko tinggi, tidak ada alasan untuk menyimpang dari protokol kami,” demikian pernyataan Kepolisian Punjab.
Sumber: Detik