DEMOCRAZY.ID – Habib Jafar Husein menyebut bahwa korban tewas akibat abrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur termasuk mati syahid.
Alasannya menyebut termasuk syahid berangkat dari pemahaman bahwa syahid tidak hanya berlaku bagi mereka yang wafat di medan perang.
Menurutnya, orang yang meninggal saat menjalankan tanggung jawab hidup, seperti bekerja untuk keluarga, juga termasuk dalam perjuangan di jalan kebaikan. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Dalam unggahannya di media sosial, Habib Jafar menjelaskan bahwa makna syahid memiliki arti yang lebih luas dari sekadar wafat dalam peperangan.
Ia menilai bahwa orang-orang yang meninggal saat menjalani aktivitas demi keluarga, seperti bekerja atau pulang dari tempat kerja, juga memiliki nilai perjuangan yang tinggi.
Untuk memperkuat penjelasannya, ia mengutip sabda Nabi Muhammad sebagai dasar pemahaman mengenai makna syahid.
“”…Apakah yang dinilai syahid hanya orang yang wafat di medan perang? Barangsiapa yang bekerja untuk kedua orang tua atau keluarganya, maka dia jihad di jalan Allah…” (Nabi Muhammad) Untuk korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Al-Fatihah,” tulis Habib Jafar di Instagramnya yang dikutip pada Rabu, 29 April 2026.
Selain memberikan doa, Habib Jafar juga menyampaikan pesan reflektif yang mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan.
Ia menekankan bahwa manusia tidak pernah mengetahui kapan musibah bisa terjadi, sehingga setiap perjalanan perlu disertai doa dan kehati-hatian.
Dalam kolom komentar unggahannya, ia juga menyampaikan pesan mendalam yang mengajak masyarakat untuk menghargai waktu bersama keluarga.
“Setiap hari & setiap saat, kita tak pernah tahu, kita akan pulang ke rumah atau pulang selamanya. Terus waspada & berdoa. Sehingga kemanapun kita pulang, akan baik-baik saja. Begitu selesai, segeralah pulang, karena orang terkasih menunggu kita di rumah,” tambahnya di kolom komentar.
👇👇
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Husein Ja’far Al Hadar (@husein_hadar)
Unggahan Habib Jafar juga memicu reaksi luas dari warganet yang turut menyampaikan doa untuk para korban.
Banyak yang merasa tersentuh dengan sudut pandang spiritual yang disampaikan, terutama mengenai makna perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.
“ya allah. Husnul khatimah untuk seluruh korban. Semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan. Aaamiin ya rabb.”
“Semoga Allah selalu lindungi perempuan2 tangguh.”
“Husnul khatimah aamin ya allah.”
Sumber: VIVA