DEMOCRAZY.ID – Kisah selamatnya seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Kholifah atau akrab disapa Olif di Hong Kong menjadi perbincangan hangat setelah kisahnya selamat dari kebakaran.
Dirinya berhasil bertahan dalam kebakaran besar yang menelan banyak korban.
Cerita lengkapnya terungkap dari penjelasan di akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall.
Dalam keterangan di akun tersebut, saksi sekitar dan pengakuan orang terdekat menggambarkan betapa mencekamnya detik-detik yang dialami oleh Olif.
Olif diketahui tinggal di lantai dua sebuah bangunan yang juga dihuni sejumlah pekerja migran.
Pada hari kejadian, ia sedang berada di dapur menyiapkan bahan untuk makan malam.
Sementara itu, kakek dan nenek yang ia rawat sedang tertidur setelah tea time sore.
Tanpa diduga, seorang petugas tiba-tiba menggedor-gedor pintu sambil berteriak bahwa telah terjadi kebakaran di lantai dasar.
Kaget dan panik, Olif segera membangunkan kedua lansia itu.
Proses evakuasi tidak mudah, terutama karena sang kakek sudah sangat renta dan menggunakan selang kateter sehingga membutuhkan waktu lama untuk bergerak.
Saat mereka mencoba keluar, pintu baru sedikit terbuka ketika asap hitam dan tebal langsung menyergap.
Tidak ada jalan lain, mereka bertiga kembali masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan diri.
Dalam kondisi panik, mereka terjebak selama hampir tiga jam.
Asap semakin pekat, jendela kamar mandi jebol diterjang api, dan kondisi sang kakek semakin memburuk.
Pada titik itu, mereka hanya bisa pasrah karena peluang selamat terasa sangat kecil.
Namun keadaan berubah ketika suara adzan Magrib terdengar dari ponsel Olif.
Tidak lama setelah suara itu berkumandang, tim pemadam kebakaran mendobrak pintu rumah yang terkunci karena panas.
Saat keluar, Olif mendapati air panas sudah setinggi mata kaki.
Ia hanya memakai kaus kaki dan harus melewati lorong gelap tanpa penerangan di atas lantai yang penuh genangan air mendidih.
Setiap langkah terasa menyakitkan, apalagi sambil membantu kedua lansia yang ia bawa.
Dalam kondisi gelap dan kacau itu, kaki Olif tanpa sengaja menginjak sesuatu.
Ia baru menyadari bahwa yang ia injak adalah tubuh salah satu korban tewas.
Korban tersebut adalah tetangganya di lantai dua, termasuk Novita dan seorang ibu lain yang ditemukan meninggal sambil memeluk bayi yang ia asuh.
Sang bayi berhasil diselamatkan meski mengalami luka bakar.
Sumber: VIVA