DEMOCRAZY.ID – Salah satu tanda-tanda besar kiamat dalam Islam adalah munculnya Dajjal. Sosok ini tidak secara gamblang disebut dalam Alquran, tetapi banyak dijelaskan dalam hadis.
Nabi Muhammad SAW bahkan berkali-kali mengingatkan umatnya agar waspada terhadap fitnah Dajjal yang sangat menyesatkan.
Selain itu, Rasulullah SAW juga menjelaskan sejumlah tanda kemunculan Dajjal yang patut jadi perhatian semua umat Islam.
Lantas, apa saja tanda-tanda turunnya Dajjal menurut hadis Rasulullah SAW?
Dajjal merupakan manusia yang muncul di akhir zaman dan mengklaim dirinya adalah Tuhan untuk menyesatkan umat manusia.
Nabi Muhammad SAW sudah memperingatkan bahwa fitnah Dajjal adalah yang terbesar bagi kaum manusia.
“Tidak ada satu pun fitnah di muka bumi sejak Allah menciptakan Adam yang lebih besar dari fitnah Dajjal.” (HR Muslim)
Tanda-tanda turunnya Dajjal berkaitan erat dengan tanda-tanda besar kiamat. Hal ini karena kemunculan Dajjal sendiri termasuk salah satu tanda besar kiamat dalam Islam.
Berikut penjelasannya:
Salah satu tanda turunnya Dajjal adalah banyaknya pendusta yang mengaku sebagai utusan Allah SWT.
“Tidak akan terjadi hari kiamat hingga dibangkitkan dajjal-dajjal (para pendusta) yang jumlahnya mendekati tiga puluh, semuanya mengaku bahwa mereka adalah utusan Allah.” (HR Bukhari)
Di antara tanda-tanda kiamat dan munculnya Dajjal adalah ilmu yang menghilang dan merebaknya kebodohan. Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Di antara tanda-tanda kiamat adalah hilangnya ilmu dan tersebarnya kebodohan.” (HR Bukhari)
Tanda lainnya adalah banyaknya fitnah dan pembunuhan. Fitnah dalam konteks ini berarti ujian keimanan, kekacauan, dan hoaks.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Kiamat tidak akan terjadi hingga banyaknya Al-Harj.” Para sahabat bertanya, “Apa itu Al-Harj?” Beliau menjawab, “Pembunuhan, pembunuhan.” (HR Muslim).
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Tidak akan tiba hari kiamat hingga harta menjadi banyak pada kalian, harta itu terus melimpah sehingga membingungkan pemiliknya siapakah yang mau menerima sedekah darinya, lalu seseorang dipanggil kemudian dia berkata, ‘Aku tidak membutuhkannya.’” (HR Bukhari)
Banyaknya terjadi gempa bumi merupakan salah satu tanda semakin dekatnya kiamat dan kemunculan Dajjal.
“Tidak akan tiba hari kiamat hingga banyak terjadi gempa bumi.” (HR Bukhari)
Waktu yang terasa semakin cepat juga termasuk tanda-tanda turunnya Dajjal dan kiamat besar. Rasulullah SAW bersabda:
“Kiamat tidak akan tiba hingga waktu terasa berdekatan (semakin cepat). Setahun terasa seperti sebulan, sebulan terasa seperti sepekan, sepekan terasa seperti sehari.” (HR Tirmidzi)
Dajjal tidak akan turun dan kiamat tak akan terjadi hingga orang-orang berlomba membangun gedung tinggi.
Kondisi ini membuktikan bahwa banyak yang “menghamba” kepada dunia dan mengumpulkan harta berlimpah.
“Dan engkau menyaksikan orang yang tidak memakai sandal, telanjang lagi miskin yang menggembala domba, berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi.” (HR Muslim)
Sebelum Dajjal keluar, bumi akan mengalami tiga tahun paceklik atau masa-masa sulit. Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Sebelum keluarnya Dajjal ada tiga tahun yang berat. Pada tahun pertama, langit menahan sepertiga hujannya dan bumi menahan sepertiga tumbuhannya. Pada tahun kedua, langit menahan dua pertiga hujannya dan bumi menahan dua pertiga tumbuhannya. Pada tahun ketiga, langit menahan seluruh hujannya dan bumi menahan seluruh tumbuhannya. Tidak ada satu pun hewan berkaki yang tersisa…” (HR Ibnu Majah dan Abu Dawud
Salah satu tanda akhir zaman dan tanda turunnya Dajjal adalah peperangan antara kaum Muslimin dan Yahudi.
Dalam peperangan ini, kaum Yahudi menjadi pengikut Dajjal dan umat Islam dipimpin oleh Nabi Isa AS serta Imam Mahdi.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Hari kiamat tidak akan terjadi sampai kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi. Orang-orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon itu berkata: ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ini ada orang Yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah dia.’ kecuali pohon Gharqad sebab itu adalah pohon milik kaum Yahudi.” (HR Bukhari dan Muslim)
Berikut ini adalah ciri-ciri Dajjal yang dijelaskan dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW:
“Dajjal bermata datar, di antara kedua matanya terdapat tulisan ‘kafir’ lalu beliau mengejanya kaf, fa, ra. Tulisan itu dapat dibaca oleh setiap orang muslim.” (HR Muslim)
“Adapun Masih Adh-Dhalalah (Al-Masih pembawa kesesatan: Dajjal) adalah seorang lelaki yang berdahi lebar, picak mata kirinya, lebar lubang hidungnya, (tubuhnya) agak bungkuk.” (HR Muslim)
“Dajjal adalah pemuda yang berambut keriting, matanya buta (sebelah kanan), aku cenderung menyerupakannya dengan Abdul Uzza bin Qathan. Barang siapa di antara kalian menjumpainya maka bacakanlah kepadanya permulaan surah Al Kahfi. Sesungguhnya Dajjal akan muncul di tempat sepi antara Syam dan Irak. Lalu dia merusak ke kanan dan ke kiri. Wahai hamba-hamba Allah, teguhkanlah pendirian kalian!” (HR Muslim)
“Sesungguhnya Dajjal adalah seorang laki-laki pendek, jarak antara kedua betisnya berjauhan, keriting, buta sebelah, mata yang terhapus tidak terlalu menonjol, tidak pula terlalu ke dalam, maka jika dia melakukan kerancuan (mengaku sebagai Rabb) kepadamu, maka ketahuilah sesungguhnya Rabb kalian tidak buta sebelah.” (HR Muslim)
Sumber: Inilah