Terungkap! Syahganda Nainggolan Awalnya Hendak Dilantik Jadi Dubes RI di Turki, Tapi…

DEMOCRAZY.ID – Terungkap bahwa penempatan Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) ternyata dilakukan mendadak.

Mulanya, Presiden Prabowo Subianto justru ingin Syahganda bekerja di Turki yakni sebagai duta besar.

Cerita di balik penunjukan sebagai Kepala Bakom RI diungkapkan Syahganda saat bertemu pimpinan berbagai media di Local Media Summit 2026.

“Jadi saya sebenarnya bulan Maret ditelepon Presiden ketika saya di Penang, di Masjid Terapung di Penang, saya ditelepon bahwa saya akan jadi ambassador untuk Turki Oktober ini,” kata Syahganda di Manhattan Hotel, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Namun seiring berjalannya waktu, Prabowo mengubah rencana awal.

Syahganda menyampaikan dari ujung telepon lainnya, Prabowo menegaskan perintah baru untuk Syahganda.

“Tapi entah kenapa, dua hari sebelum pelantikan saya ditelepon Bapak Presiden, ‘Tidak berkenan Anda ke luar negeri, harus di dalam negeri. Dan Anda harus pegang Badan Komunikasi Pemerintah’,” kata Syahganda mengulangi pernyataan Prabowo.

“Tanggal 2 saya dilantik, tanggal 4 saya dipanggil Presiden. ‘Perintah, Bapak Presiden?’ ‘Ya, kamu itu bagaimana pikiran-pikiran saya, program-program saya bisa sampai ke rakyat paling bawah’,” ujar Syahganda.

Diketahui, Syahganda Nainggolan dikenal sebagai seorang politikus dan aktivis Indonesia yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI).

Pria kelahiran Medan itu dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 2 Oktober 2026 berdasarkan Keppres No.106/P/2026.

Ia menggantikan pejabat sebelumnya yakni M Qodari.

Artikel terkait lainnya