DEMOCRAZY.ID – Menteri Perumahan Kolombia, Jaime Andres Beltran dihujat setelah terungkap bahwa dia dan keluarganya berlibur ke Karibia ketika negara tersebut baru saja diguncang gempa bumi dahsyat.
Ribuan orang di Kolombia kehilangan tempat tinggal akibat gempa bumi tersebut.
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Kolombia bagian barat pada 10 Agustus lalu, menewaskan hampir 300 orang.
Gempa itu mengguncang hanya tiga hari setelah Abelardo de la Espriella resmi menjabat sebagai Presiden baru Kolombia.
Muy mal momento para el viaje en la playa.
El ministro Jaime Andrés Beltrán pudo pedirle a su familia que viajara a donde se encuentra trabajando o postergar el encuentro unos dÃas.Baca JugaEl paÃs requiere compromiso y eficacia en las soluciones y aunque el ministro siga trabajando… pic.twitter.com/drFBMfYKv7
— Patricia Janiot (@patriciajaniot) August 18, 2026
Gempa bumi tersebut tercatat sebagai gempa terkuat yang mengguncang Kolombia dalam kurun waktu hampir setengah abad terakhir.
Selama akhir pekan, seperti dilansir AFP, Selasa (18/8/2026), sejumlah foto dan video beredar luas yang memperlihatkan Beltran sedang bersantai di sebuah pantai di kota Santa Marta, kawasan Karibia.
Kubu oposisi langsung memberikan reaksi keras, dengan menyatakan akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap Beltran karena mengambil cuti di saat situasi negara sedang kritis.
Nyaris 27.000 rumah di Kolombia hancur akibat gempa dahsyat tersebut, dengan banyak warga yang terpaksa tidur di area-area terbuka dengan hanya beralaskan matras atau tempat tidur darurat.
Pada Senin (17/8), Beltran berusaha menepis kritikan terkait perjalanannya tersebut.
-Asà pasó el dÃa el ministro de vivienda Jaime Andrés Beltrán.
Baca Juga-Asà pasaron la noche cientos de personas que perdieron sus viviendas en el terremoto en Pereira.
*Foto @VillanueAle
Video @AREA32OFICIAL pic.twitter.com/kHCdwxPeMV
— Félix de Bedout (@fdbedout) August 17, 2026
Dia menjelaskan bahwa dirinya “tidak sedang berlibur”, melainkan hanya “meluangkan waktu beberapa jam bersama istri dan anak-anaknya, yang sudah berhari-hari tidak saya temui”.
Dalam pernyataan via media sosial X, Beltran menegaskan bahwa dirinya “segera” kembali bekerja menangani rekonstruksi pascagempa.
Sepekan usai gempa mengguncang, harapan untuk menemukan korban selamat di bawah reruntuhan bangunan semakin menipis.
Fokus kini beralih pada krisis kemanusiaan yang muncul di jalanan wilayah Cali, Pereira, dan wilayah-wilayah lainnya yang terdampak parah gempa, yang telah berubah menjadi kamp-kamp pengungsian terbuka.