Negosiasi Panas! Iran Ajukan 10 Syarat Luar Biasa Demi Piala Dunia 2026, Akankah FIFA Bertekuk Lutut?

DEMOCRAZY.ID – Federasi sepak bola Iran (FFIRI) menegaskan pada Sabtu (9/5/2026) tim nasionalnya akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.

Tetapi FFIRI menuntut agar tuan rumah bersama, Amerika Serikat (AS), Meksiko, dan Kanada menyetujui sejumlah persyaratan, terutama di tengah kondisi perang Timur Tengah.

Pernyataan ini muncul setelah Kanada menolak masuknya ketua federasi Iran bulan lalu sebelum Kongres FIFA karena hubungannya dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).

“Kami pasti akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026, tetapi tuan rumah harus mempertimbangkan kekhawatiran kami,” kata FFIRI di situs web resminya, dilansir AFP, Sabtu (9/5/2026).

“Kami akan berpartisipasi dalam turnamen Piala Dunia, tetapi tanpa mundur dari keyakinan, budaya, dan pendirian kami,” lanjut pernyataan itu.

FFIRI mengajukan 10 syarat

Presiden FFIRI, Mehdi Taj, mengatakan kepada televisi pemerintah pada Jumat (8/4/2026) bahwa Iran memiliki 10 syarat untuk ikut ke Piala Dunia 2026.

Salah satu yang paling ditekankan adalah meminta jaminan atas perlakuan terhadap negara mereka.

Syarat-syarat tersebut termasuk pemberian visa dan penghormatan terhadap staf tim nasional, bendera tim, dan lagu kebangsaan selama turnamen.

“Semua pemain dan staf teknis, terutama mereka yang telah menjalani wajib militer di Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC, seperti Mehdi Taremi dan Ehsan Hajsafi, harus diberikan visa tanpa masalah,” kata Mehdi Taj.

Serta ada tuntutan keamanan tinggi di bandara, hotel, dan rute perjalanan menuju stadion tempat mereka akan bermain.

“Tidak ada kekuatan eksternal yang dapat menghalangi partisipasi Iran dalam piala yang telah mereka ikuti dengan layak,” tegas federasi sepak bola Iran.

AS menerima tim Iran dengan syarat

Kehadiran Iran di Piala Dunia 2026 pada 11 Juni-19 Juli 2026 telah diselimuti ketidakpastian sejak meletusnya perang di Timur Tengah pada Februari setelah AS dan Israel menyerang Teheran.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa para pemain sepak bola Iran akan diterima di turnamen tersebut.

Namun, ia memperingatkan AS mungkin akan melarang masuknya anggota delegasi Iran yang memiliki hubungan dengan IRGC.

Ketua FIFA, Gianni Infantino, juga menegaskan Iran akan memainkan pertandingan Piala Dunia mereka di Amerika Serikat sesuai jadwal.

Presiden AS Donald Trump juga telah menyatakan tidak keberatan jika Iran tampil di Piala Dunia 2026.

“Kalau Gianni bilang begitu, saya tidak masalah,” ujarnya kepada wartawan di Oval Office.

Iran, yang akan bermarkas di Tucson, Arizona, selama Piala Dunia, dan akan menghadapi Selandia Baru, Belgia, dan Mesir di Grup G.

Iran akan memulai pertandingan Piala Dunia mereka melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni.

Sumber: Kompas

Artikel terkait lainnya