

DEMOCRAZY.ID – Lucu banget emang negara kita. Statusnya doang raja sawit dunia, tapi pas ada ilmuwan jenius asli ITB mau neliti kode genetik sawit malah dicuekin.
Ujung-ujungnya riset dia dibayarin Malaysia sama Amerika, dan sekarang hak patennya malah dipegang tetangga sebelah.
Nama ilmuwannya Dr. Muhammad Arief Budiman. Dulu pemerintah kita gak punya visi sama sekali buat ngedanain riset DNA sawit.
Karena keahliannya gak difasilitasi di negeri sendiri, dia akhirnya merantau ke Amerika buat lanjutin riset raksasa ini.
Pas tahun 2013, dia beneran sukses memetakan seluruh kode genetik kelapa sawit yang berharga mahal banget itu.
Tapi ya gitu, karena modal risetnya dari kantong pemerintah Malaysia dan perusahaan Amerika, keuntungan mutlak dari penemuan maha karya ini ya gak lari ke Indonesia.
Bener-bener definisi punya aset emas tapi yang pinter malah numpang digaji di rumah tetangga karena di rumah sendiri cuma disuruh sabar dan ikhlas.
Giliran udah sukses di luar negeri, baru deh nanti akun jurnalis pada sibuk bikin judul “Bangga! Anak Bangsa Mengharumkan Nama Dunia”. Pret lah wkwk.
Dr. Muhammad Arief Budiman, Ph.D. adalah ilmuwan genetika terkemuka asal Indonesia yang terkenal karena keberhasilannya memetakan kode genetik (DNA) kelapa sawit secara total pada tahun 2013.
Proyek riset raksasa ini didanai oleh pemerintah Malaysia dan dijalankan bersama perusahaan bioteknologi tempatnya bekerja di Amerika Serikat, yaitu Orion Genomics.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai keterkaitan Dr. Muhammad Arief Budiman dengan Malaysia beserta profil singkatnya:
Latar Belakang: Lahir di Yogyakarta pada 28 September 1970.
Pendidikan Tinggi:
Lucu banget emang negara kita. Statusnya doang raja sawit dunia, tapi pas ada ilmuwan jenius asli ITB mau neliti kode genetik sawit malah dicuekin. Ujung-ujungnya riset dia dibayarin Malaysia sama Amerika, dan sekarang hak patennya malah dipegang tetangga sebelah.
Nama… pic.twitter.com/filkcuRxow
— Dravenwe (@DravenweX) May 19, 2026