Kuras Harta Demi Lawan Jokowi? Dokter Tifa Ngaku Kehabisan Dana dan Terpaksa Jualan Buku!

DEMOCRAZY.ID – Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, dr. Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, mengaku membutuhkan dana untuk menjalani proses hukum yang sedang dihadapinya.

Setelah lebih dari setahun mengaku membiayai perjuangannya secara mandiri, Dokter Tifa kini memutuskan menggalang dukungan dana dari masyarakat.

Namun, ia menegaskan tidak membuka donasi secara langsung, melainkan mengajak para pendukung atau orang yang mendukungnua membeli buku-buku hasil karyanya.

Ajakan tersebut disampaikan melalui akun X miliknya @DokterTifa pada Sabtu (4/7/2026).

“Jika ingin membantu saya kuat dalam perjuangan ini, belilah buku-buku saya,” tulis Dokter Tifa.

Dalam unggahan yang diberi judul “Galang Dana Semesta”, Tifa mengaku selama ini enggan menerima bantuan dari pihak mana pun karena ingin membiayai seluruh perjuangan hukumnya dengan kemampuan sendiri.

“Anda tahu dalam perjuangan ini saya butuh banyak sekali dana. Selama ini saya terlalu tinggi hati untuk menerima donasi, bantuan, santunan, dan sebagainya dari manapun,” tulisnya.

Ia menjelaskan bahwa sejak 30 April 2025 seluruh biaya perjuangan hukum diupayakan secara mandiri.

Namun, seiring berjalannya proses hukum, kebutuhan biaya semakin besar.

“Sejak 30 April 2025 semua dana perjuangan coba saya upayakan secara mandiri, walau dengan tertatih karena waktu habis untuk berjuang. Tetapi kini, dengan berbesar hati saya memutuskan menggalang dana perjuangan semesta melalui penjualan buku-buku karya saya,” lanjutnya.

Dalam unggahan tersebut, Tifa juga menyertakan nomor rekening dan kontak yang dapat dihubungi bagi masyarakat yang ingin membeli bukunya.

Selain mengumumkan penggalangan dukungan, sebelumnya Dokter Tifa kembali membagikan semangat perjuangannya melalui unggahan lain di akun X.

Ia mengaku menjadikan nasihat Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai pegangan dalam menghadapi perkara yang menjeratnya.

Tifa mengutip pesan yang berbunyi, “Jika dalam perjuanganmu penderitaan yang dihadapi semakin berat, itu artinya keberhasilan semakin dekat.”

Unggahan tersebut, menurutnya, berawal dari pesan yang dikirimkan seorang pendukung.

“Saya jadikan sebagai pegangan. Terima kasih orang baik,” tulisnya.

Sebelumnya, Tifa juga sempat menyindir rencana kehadiran Joko Widodo dalam persidangan setelah kuasa hukum Jokowi menyebut kliennya akan hadir melalui “mekanisme” tertentu.

“Hahaha… bilang saja zoom. Takut amat bilang mau zoom. Kalah berani sama perempuan,” tulisnya.

Dalam unggahan lainnya, Tifa juga meminta Jokowi hadir langsung di persidangan mengingat dirinya kini menghadapi ancaman hukuman yang disebutnya cukup berat.

Sementara itu, kuasa hukum Joko Widodo, Yakub Hasibuan, sebelumnya menyatakan Jokowi siap memenuhi panggilan pengadilan pada tahap pembuktian.

Yakub mengatakan kehadiran Jokowi merupakan bentuk penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

“Pak Jokowi sangat menghormati itu dan sangat menunggu waktu itu nanti,” ujar Yakub seusai sidang perdana, Kamis (2/7/2026).

Menurut Yakub, proses persidangan merupakan forum yang tepat dan sah untuk memperlihatkan ijazah asli Jokowi, sekaligus menjawab berbagai tudingan yang selama ini beredar di ruang publik.

Perkara ini masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dan akan berlanjut ke agenda persidangan berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan majelis hakim.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya