DEMOCRAZY.ID – Lagi rame banget setelah peringatan hari buruh/MAY DAY kemarin di Monas yang dihadiri Presiden Prabowo, netizen malah fokus ke jam tangan ketua serikat pekerja Andi Gani (yang juga ketua panitia May Day 2026) yang katanya nilainya disebut-sebut bisa tembus Rp400 juta.
Lalu muncul perbandingan yang bikin ramai: buruh yang iurannya kepotong buat serikat, katanya cuma dapat sembako saat acara.
👇👇
JAM HARGA RP 432 JT MILIK PRESIDEN BURUH? KOK BISA? MEWAKILI BURUH BENERAN?
Baca JugaFoto itu viral.
Seorang pria berbaju putih, berdiri di depan foto besar Prabowo.
Di pergelangan tangannya, terlingkar sebuah jam yang bukan jam biasa.Audemars Piguet Royal Oak Offshore Chronograph.… pic.twitter.com/5V6gut1Dz4
— Hidup sebagai +62 (@Hidupsebagai62) May 5, 2026
Coba hitung kasar aja:
Kalau UMR daerah sekitar Rp5 juta/bulan
Setahun:
Rp5 juta × 12
= Rp60 juta
Berarti buat beli jam Rp400 juta:
Rp400 juta ÷ Rp60 juta
= sekitar 6,6 tahun gaji penuh
Itu pun kalau gajinya nggak dipakai makan, kontrakan, transport, dan kebutuhan hidup lain.
Makanya banyak yang bilang antara buruh dan ketua serikat pekerja kontrasnya terlalu kelihatan.
@jamtangan.com Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea berikan klarifikasi terkait viralnya teriakan buruh soal program MBG saat May Day 2026 di Monas. Ia menegaskan tidak ada niat untuk mempermalukan Presiden atau menolak kebijakan pemerintah. Tapi banyak yang salfok sama jam tangannya, gimana menurut kalian? 👀 #jamtangan #machtwatch #pastiori #semuaadawaktunya ♬ original sound – Machtwatch