Bro Ron PSI Terpojok! Saksi Sebut Dia Yang Main Tangan & Hina Rasis: “Kamu Babu, Kamu Anjing, Kamu Ambon Monyet”

DEMOCRAZY.ID – Pihak terduga pelaku dalam kasus pemukulan terhadap Wakil Ketua Umum PSI, Ronald A Sinaga atau Bro Ron, akhirnya angkat bicara.

Pria yang bernama Muhammad Rizal Berhet (Ical) mengklaim bahwa dirinya justru lebih dulu menjadi korban pemukulan dan penghinaan rasis oleh Bro Ron sebelum insiden yang viral terjadi.

Dalam keterangannya, Ical menyebut dirinya datang ke kantor firma hukum di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hanya karena diajak oleh rekannya dan tidak mengetahui persoalan yang sedang berlangsung.

Namun, situasi berubah ketika Bro Ron tiba di lokasi.

“Tiba-tiba Bro Ron datang. Datang langsung ngoceh-ngoceh, maki-maki saya, plus dia rasis, ditambah dia tonjok pas ulu hati saya,” ujar Ical seperti dikutip dari video yang viral di X.

“Dia ngoceh ‘kamu babu, kamu budak, kamu anjing, kamu ambon monyet’, dilanjutin dia pukul pas di ulu hati saya. Saya tidak terima. Akhirnya saya pukul balik yang videonya viral itu. Jadi itu bukan awal, tapi balasan saya,” ujar Ical.

👇👇

[VIDEO]

Bro Ron Dipolisikan Balik

Terduga pelaku pemukulan telah melaporkan balik Bro Ron ke polisi.

Pelaporan balik itu dikonfirmasi Kasar Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra.

Laporan pelapor, Muhammad Rizal Berhet, teregister dengan nomor LP/B/34/V/2026/SPKT Polsek Metro Menteng, tertanggal 4 Mei 2026.

“Benar terduga pelaku pemukulan melaporkan balik. Pelaporan balik di Polsek Menteng adalah penganiayaan,” kata Roby saat dihubungi, Rabu (6/5/2026).

Dikonfirmasi terpisah, pelapor bernama M Rizal Berhet mengatakan dirinya melaporkan Ronald atas dugaan Pasal 466 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan.

Rizal juga menyebut Bro Ron melontarkan kalimat makian terhadapnya yang bernada rasis.

“Betul, saya melaporkan balik yang bersangkutan. Laporan terkait dengan pemukulan dan pengeroyokan disertai dengan makian yang tidak pantas,” ujarnya.

Rizal mengklaim Ronald melakukan pemukulan terhadapnya terlebih dahulu. Selain itu, kata Rizal, Ronald diduga melontarkan kalimat rasis terhadapnya.

“Betul (Ronald memukul terlebih dahulu), dia menonjok perut saya mengenai ulu hati. Iya betul (terlapor melontarkan kalimat rasis). Kamu anj* siapa, kamu budak siapa, kamu babu, boneka dasar mon* amb** itu,” kata Rizal.

Artikel terkait lainnya