Heboh PPN Pembalut 11 Persen di Indonesia, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

DEMOCRAZY.ID – Perbincangan mengenai pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) 11 persen pada pembalut viral di Indonesia karena produk menstruasi dianggap sebagai kebutuhan dasar perempuan.

Isu tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kebijakan negara dalam memastikan setiap perempuan dapat mengakses produk menstruasi dengan harga terjangkau.

Di sejumlah negara, pemerintah mengambil langkah untuk mengurangi beban biaya menstruasi melalui kebijakan pembebasan pajak maupun penyediaan pembalut dan tampon secara gratis.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses terhadap produk menstruasi, terutama bagi kelompok yang menghadapi keterbatasan ekonomi.

Skotlandia menjadi salah satu negara yang menerapkan kewajiban penyediaan produk menstruasi gratis melalui undang-undang.

Sementara itu, negara lain menjalankan program serupa di sekolah, universitas, fasilitas publik, hingga komunitas.

Lantas, negara mana saja yang menerapkan kebijakan bebas pajak atau menyediakan produk menstruasi gratis bagi masyarakat?

1. Skotlandia

Skotlandia menjadi negara pertama yang mewajibkan penyediaan produk menstruasi gratis melalui undang-undang.

Kebijakan tersebut diatur dalam Period Products (Free Provision) (Scotland) Act 2021 dan mulai berlaku pada 15 Agustus 2022.

Melalui aturan ini, pemerintah daerah dan penyelenggara pendidikan berkewajiban menyediakan produk menstruasi bagi siapa pun yang membutuhkannya.

Pembalut dan tampon dapat diakses melalui sekolah, pusat komunitas, klub pemuda, serta apotek yang berpartisipasi.

2. Selandia Baru

Selandia Baru memperluas program pembagian pembalut dan tampon gratis di sekolah pada 2021.

Program nasional tersebut dikembangkan setelah pemerintah menjalankan proyek percontohan untuk membantu pelajar yang kesulitan membeli produk menstruasi.

3. Australia

Australia menjalankan program penyediaan produk menstruasi gratis melalui kebijakan di tingkat negara bagian.

Victoria memulai program yang menjangkau sekolah pada 2020, sedangkan New South Wales menjalankan proyek percontohan pada 2021.

4. Amerika Serikat

Sejumlah kota dan negara bagian di Amerika Serikat memiliki kebijakan penyediaan produk menstruasi gratis.

New York City mulai menyediakan pembalut dan tampon di sekolah negeri pada 2016, kemudian kebijakan serupa diperluas di tingkat negara bagian pada 2018.

New Hampshire, Virginia, Washington, dan Illinois juga termasuk wilayah yang mengembangkan kebijakan terkait akses produk menstruasi.

5. Kenya

Kenya menerapkan kebijakan penyediaan pembalut gratis bagi siswi yang terdaftar di sekolah.

Pemerintah juga memperhatikan kualitas produk dan fasilitas pembuangan yang aman untuk mendukung kesehatan serta kebersihan menstruasi.

6. Afrika Selatan

Afrika Selatan menghapus pajak atas produk menstruasi pada Oktober 2018.

Selain kebijakan perpajakan, pemerintah juga mendukung penyediaan pembalut gratis bagi pelajar untuk membantu mengatasi hambatan akses selama masa menstruasi.

7. Botswana

Botswana mengumumkan program pembagian pembalut gratis pada Agustus 2017.

Program tersebut menyasar anak perempuan usia sekolah agar keterbatasan biaya tidak menghalangi mereka mengikuti kegiatan pendidikan.

8. Korea Selatan

Seoul menjalankan proyek percontohan penyediaan pembalut gratis di sejumlah fasilitas publik pada Oktober 2018.

Korea Selatan juga telah memiliki ketentuan cuti menstruasi secara nasional sejak 2001.

9. Uganda

Uganda pernah mengumumkan rencana penyediaan pembalut gratis pada 2016.

Namun, pelaksanaannya menghadapi sejumlah tantangan.

Organisasi seperti Palang Merah Uganda dan AFRIpads turut menjalankan inisiatif Keep a Girl in School untuk membantu pelajar memperoleh produk menstruasi.

10. Zambia

Zambia mengumumkan kebijakan pembagian pembalut gratis pada 2017 dan mulai menjalankan distribusi pada 2019.

Program tersebut terutama diarahkan untuk menjangkau anak perempuan di wilayah pedesaan.

11. Prancis

Wilayah ÃŽle-de-France di Prancis mulai menyediakan produk menstruasi gratis di sekolah pada September 2020.

Setahun kemudian, sejumlah universitas juga menyediakan dispenser produk menstruasi gratis bagi mahasiswi.

12. Republik Ceko

Mulai Januari 2026, sekolah di Republik Ceko diwajibkan menyediakan produk menstruasi di toilet perempuan.

Kebijakan ini bertujuan memudahkan siswi memperoleh pembalut ketika membutuhkannya di lingkungan sekolah.

13. Kanada

British Columbia mewajibkan sekolah menyediakan produk menstruasi gratis pada 2019.

Prince Edward Island kemudian menjalankan program penyediaan produk menstruasi pada 2020 yang menjangkau sekolah, bank makanan, dan tempat penampungan.

14. India

Mahkamah Agung India mengarahkan pemerintah negara bagian dan wilayah persatuan untuk memastikan ketersediaan pembalut biodegradable gratis di sekolah.

Arahan tersebut juga mencakup penyediaan toilet terpisah yang higienis dan berfungsi dengan baik.

Artikel terkait lainnya