DEMOCRAZY.ID – Kursi panas pelatih kepala Timnas Indonesia kembali kosong setelah PSSI dan Patrick Kluivert sepakat berpisah
Kini berbagai rumor mengenai suksesornya terus bergulir, mulai dari nama lama seperti Shin Tae-yong hingga kandidat baru seperti Timur Kapadze.
Namun, di tengah perburuan ini, ada baiknya PSSI menengok kembali ke belakang.
Sejarah mencatat, ada beberapa pelatih kelas dunia yang pernah menolak mentah-mentah kesempatan untuk menukangi skuad Garuda.
Nama pelatih legendaris asal Belanda, Louis van Gaal, bukan sekali ini saja dikaitkan dengan Timnas Indonesia.
Rumor paling kencang berhembus saat pemecatan Shin Tae-yong pada awal 2025, di mana ia tidak hanya diisukan menjadi pelatih, tetapi juga Direktur Teknik PSSI.
Namun, jauh sebelum itu, van Gaal sudah pernah secara terbuka menyatakan keengganannya.
Sekitar satu dekade lalu, mantan manajer Manchester United ini menegaskan bahwa prioritasnya adalah melanjutkan karier di level tertinggi sepak bola Eropa.
Pada tahun 2019, PSSI melakukan pendekatan serius untuk mendatangkan legenda Belanda lainnya, Ruud Gullit sebagai pengganti Simon McMenemy.
Namanya menjadi kandidat terkuat dan paling dinantikan publik. Akan tetapi, upaya PSSI tersebut bertepuk sebelah tangan.
Gullit dilaporkan tidak memberikan respons apapun terhadap pinangan tersebut, seolah mengabaikannya.
Kegagalan ini pada akhirnya membuka jalan bagi PSSI untuk beralih ke pilihan lain, yang kemudian jatuh kepada Shin Tae-yong.
Nama yang satu ini tentu tidak asing. Park Hang-seo dengan karakternya yang kuat, sering dianggap sebagai sosok ideal untuk menangani Timnas Indonesia.
Namun, rival abadi Shin Tae-yong ini pernah secara tegas menolak tawaran tersebut.
Penolakan itu terjadi saat ia masih terikat kontrak dan berkomitmen penuh untuk membangun kekuatan Timnas Vietnam.
Pada saat yang sama, ia juga dikabarkan menolak tawaran dari level klub yang datang dari Persib Bandung.
Sumber: Suara