Pembersihan Loyalis Jokowi Masih Berlangsung, Prabowo Disebut Tak Suka Ada ‘Matahari Kembar’!

DEMOCRAZY.ID — Gelombang sapu bersih (clean sweep) melipat loyalis mantan Presiden Joko Widodo di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bergerak kian masif dan tanpa ampun!

Pengamat Politik ternama, Pangi Syarwi Chaniago, membongkar fakta bahwa Presiden Prabowo kini tengah melancarkan operasi pembersihan total terhadap sisa-sisa parasit dinasti Solo yang menyusup di kementerian, lembaga, hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pangi menunjuk reshuffle kabinet besar-besaran pada Oktober 2026 serta pergantian mendadak Direktur Utama PT PLN (Persero) sebagai sinyal paling benderang bahwa Prabowo secara resmi telah pecah kongsi dan pisah jalan dengan Jokowi.

Sapu Bersih BUMN & Kabinet: Tidak Ada Tempat Bagi Loyalis Solo!

Pangi menilai langkah tegas Presiden Prabowo yang mendepak figur-figur kepercayaan Jokowi dari posisi strategis merupakan bentuk penegakan kedaulatan Istana dari ancaman “Matahari Kembar”.

“Pembersihan terhadap rezim loyalis Pak Jokowi sedang berjalan. Dirut PLN itu loyalisnya Pak Jokowi. Presiden juga tidak nyaman dengan komunikasi Jokowi dan Gibran, termasuk pernyataan Budi Arie Setiadi,” ungkap Pangi Syarwi Chaniago dalam tayangan YouTube Refly Harun, Senin (19/10/2026).

Prabowo dinilai muak dengan manuver dan intrik kubu Solo yang terus mencoba mendikte arah kebijakan nasional dari balik layar, seolah-olah Jokowi masih memegang tampuk kekuasaan.

“Menggergaji Diri Sendiri”: Kebaikan Prabowo Dibalas Pengkhianatan!

Pangi menyindir keras kubu Jokowi yang dinilainya tidak tahu berterima kasih.

Selama dua tahun pertama pemerintahannya sejak Oktober 2024, Presiden Prabowo telah memberikan karpet merah dan panggung pencitraan yang luar biasa mewah bagi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk bersafari ke berbagai daerah.

Fasilitas dan panggung politik yang diberikan Prabowo kepada Gibran jauh lebih besar dibanding yang pernah didapat Ma’ruf Amin di era Jokowi.

“Presiden memberi panggung ke Gibran untuk pencitraan ke daerah. Dahulu saat Jokowi berkuasa, Wapres Ma’ruf Amin hanya mengurus masjid, zakat, dan bank Islam. Setelah diberi panggung, sifat aslinya muncul. Diam-diam membangun kekuatan. Sebenarnya, kubu Jokowi ini menggergaji dirinya sendiri! Pak Jokowi seharusnya berterima kasih,” semprot Pangi.

Akhir Drama Matahari Kembar: Habisi Parasit Dinasti!

Kelakuan kubu Solo yang menggunting dalam lipatan dan bergerilya membangun basis kekuatan politik sendiri di belakang Presiden Prabowo justru menjadi senjata makan tuan.

Prabowo tidak tinggal diam melihat otoritas kepemimpinannya dirongrong dari dalam.

Pembersihan loyalis Jokowi secara bertahap dari BUMN, birokrasi, hingga jajaran kabinet menjadi bukti nyata bahwa kesabaran Prabowo telah habis.

Terbongkarnya skandal ijazah fiktif Gibran ditambah operasi pembersihan BUMN ini mempertegas satu hal: Bintang Trah Solo resmi redup, dan Prabowo siap melibas habis seluruh sisa-sisa oligarki dinasti lama demi menyelamatkan Republik!

Artikel terkait lainnya