

DEMOCRAZY.ID – Kolombia diguncang serangan bom mobil di wilayah berbeda usai Presiden baru Abelardo de la Espriella dilantik.
Setidaknya satu orang polisi tewas dalam insiden itu.
Dilansir AFP, Minggu (9/8/2026), dilaporkan satu orang petugas polisi tewas dan beberapa orang lainnya terluka akibat serangan itu.
Angkatan Darat Kolombia menyatakan kelompok pembangkang gerilyawan FARC menggunakan bahan peledak untuk menghancurkan gerbang tol di dekat Cali pada Sabtu dini hari.
Un ataque con explosivos se registró en el suroeste de #Colombia, el primer hecho de este tipo ocurrido durante el Gobierno de el conservador Abelardo de la Espriella.
Baca JugaLa explosión se registró en el peaje de Mandiva, ubicado en la vía Panamericana, la principal arteria vial del… pic.twitter.com/PrJk95ame0
— David de la Paz 戴维 (@daviddelapaz) August 8, 2026
Serangan itu mengakibatkan dua petugas keamanan mengalami luka ringan.
Sementara itu, kelompok pemberontak di bawah komando Ivan Morodisco, komandan gerilyawan yang paling dicari di Kolombia, beroperasi di sekitar lokasi gerbang tol, yang sedang dalam tahap pembangunan di jalan raya Pan-Amerika di wilayah administratif Santander de Quilichao.
Morodisco memimpin kelompok pembangkang yang memisahkan diri dari kesepakatan damai bersejarah tahun 2016 antara FARC dan pemerintah Kolombia.
Sementara itu sekitar jarak 1.000 kilometer, di departemen Cesar (wilayah utara) terjadi insiden pengeboman lainnya pada Sabtu dini hari ketika sebuah pesawat nirawak (drone) bermuatan bahan peledak menghantam kantor polisi.
A car bomb destroyed a toll booth on the Pan-American Highway in southwest Colombia on Saturday a day after right-wing President Abelardo de la Espriella was sworn in.
Baca JugaThe army blamed factions of the former FARC rebel group for the attack. pic.twitter.com/bysDFDjmqP
— Al Jazeera English (@AJEnglish) August 9, 2026
Serangan itu mengakibatkan seorang petugas tewas, menurut keterangan pejabat setempat.
Pihak berwenang belum mengidentifikasi para pelaku, namun De la Espriella menegaskan bahwa siapa pun yang bertanggung jawab “tidak akan lolos dari hukuman.”
Seorang petugas pemadam kebakaran yang tinggal di lingkungan dekat gerbang tol, Roberto Sandoval, mengatakan kepada AFP bahwa ketegangan meningkat pasca-pengeboman tersebut.
“Kami semua merasa gelisah, sangat tegang, dan cemas.”
Diketahui, Espriella resmi dilantik sebagai Presiden Kolombia pada hari Jumat di kota Cali, wilayah barat daya negara itu.
💥🇨🇴 #Colombia | Arranca con violencia el gobierno de Abelardo de la Espriella: en menos de 24 horas se registraron ataques con explosivos en distintos puntos del país.
En #Curumaní, drones lanzaron explosivos contra una subestación policial; murió el subintendente Argemiro… pic.twitter.com/5R1NEzNgwr
— Michelle Rivera (@michelleriveraa) August 8, 2026
Espriella yang merupakan pemimpin sayap kanan garis keras dikenal atas janji kampanyenya untuk memerangi “narkoterorisme tanpa gencatan senjata” dan menghentikan perundingan damai dengan kelompok-kelompok bersenjata.