Gelar Acara Kajian Ribuan Peserta hingga Sertifikasi BNSP serta KAN dan diakui IAF, Event Planner Asal Medan Ini Terus Diperhitungkan

MEDAN, rindutenangindonesia.id — Industri jasa penyelenggaraan acara dan pengembangan sumber daya manusia di Sumatera Utara menunjukkan tren pertumbuhan signifikan sepanjang 2025 hingga pertengahan 2026.

Di tengah momentum tersebut, PT Rindu Tenang Indonesia (RTI) mencatatkan diri sebagai salah satu pemain yang paling banyak mendapat sorotan, menyusul rangkaian penyelenggaraan acara berskala ribuan peserta serta penunjukan sebagai mitra pelatihan sejumlah korporasi strategis nasional.

Berdasarkan data internal perusahaan, RTI telah menyelenggarakan lebih dari 20 event dengan total lebih dari 2.200 tamu terlayani.

Angka tersebut ditopang oleh dua lini utama: penyelenggaraan acara strategis (strategic event) serta program pengembangan kompetensi dan kepemimpinan yang terintegrasi dengan sertifikasi berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

rindutenangindonesia.id

Perhelatan Ribuan Peserta Jadi Sorotan Media

Salah satu penyelenggaraan yang menempatkan nama RTI dalam radar publik adalah Kajian Rindu Tenang bersama pendakwah nasional Koh Dennis Lim di Medan, Oktober 2025 lalu. Tribun Medan melaporkan sekitar 1.500 jemaah hadir memadati lokasi acara, termasuk peserta yang datang dari luar provinsi hingga Aceh.

Pemberitaan serupa dimuat Analisa Daily yang menyoroti membludaknya antusiasme masyarakat, serta IDN Times Sumut yang sebelumnya mengangkat perhelatan itu sebagai salah satu agenda paling dinantikan warga Medan.

Sementara itu, Waspada mencatat momentum tersebut sekaligus menandai peluncuran platform Rindu Tenang. Liputan juga dimuat Sumut Pos dan GoSumut.

Bagi pelaku industri, kemampuan mengelola acara dengan volume kehadiran sebesar itu — mencakup manajemen kerumunan, koordinasi venue, dan protokol keamanan — kerap menjadi tolok ukur kredibilitas sebuah event management company.

rindutenangindonesia.id

Dipercaya Korporasi Strategis Nasional

Pada semester pertama 2026, RTI memperluas portofolionya ke segmen korporat. Perusahaan tercatat menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Aset Pembangkitan berbasis SNI ISO/IEC 17024:2012 bagi PT PLN Indonesia Power, bekerja sama dengan lembaga sertifikasi terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Di segmen multinasional, RTI menangani program Corporate Culture Alignment bertajuk “Expedition To Flourish” bagi SD Guthrie International, Bhd. yang digelar di kawasan Danau Toba, Samosir — menggabungkan agenda penyelarasan budaya organisasi dengan pemanfaatan destinasi prioritas nasional.

Pendekatan yang diusung perusahaan berbasis diagnosis: setiap program diawali pemetaan persoalan organisasi bersama manajemen atau divisi HRD, mulai dari hambatan komunikasi lintas divisi hingga kesiapan menghadapi audit kompetensi. Model ini yang membedakan positioning RTI dari penyelenggara acara konvensional.

Founder sekaligus CEO Rindu Tenang Indonesia, Richa Arie Sandy, menegaskan bahwa fondasi seluruh layanan perusahaan adalah komitmen memberikan ketenangan pikiran bagi klien.

“Bagi saya, Rindu Tenang Indonesia adalah cerminan komitmen untuk memberikan ketenangan pikiran — peace of mind — kepada setiap klien. Di lapangan, kami memastikan setiap detail acara dikelola dengan standar yang sangat tinggi, sehingga yang diterima klien bukan sekadar layanan, melainkan pengalaman transformatif bagi organisasinya,” ujar Richa.

rindutenangindonesia.id

Dari Kajian Self Healing Ribuan Jemaah ke Turnamen Catur Pelajar Nasional, Rindu Tenang Indonesia Bangun Ekosistem Event di Sumut

Tidak berhenti di ranah korporat, RTI dijadwalkan menggelar Sumatera Utara Chess Prodigy (SUCP) 2026, turnamen catur pelajar kategori U-15 dan U-22, pada 11–12 Juli 2026 di Hotel GranDhika Setiabudi Medan. Ajang ini diposisikan sebagai wadah pembinaan pola pikir strategis generasi muda Sumatera Utara.

“Sumatera Utara Chess Prodigy adalah salah satu manifestasi komitmen kami. Melalui inisiatif ini, saya ingin memastikan talenta muda kita mendapatkan panggung profesional untuk mengasah kecerdasan strategis mereka,” tutur Richa.

Rangkaian aktivitas tersebut memperlihatkan arah ekspansi perusahaan yang tidak semata mengejar volume acara, melainkan membangun ekosistem — dari layanan korporat, program publik, hingga pembinaan komunitas.

Dengan sorotan media nasional dan regional yang terus mengiringi setiap penyelenggaraannya, RTI kini berada pada posisi untuk menguji konsistensi standar layanannya di panggung yang lebih luas: pasar MICE nasional.

rindutenangindonesia.id

Artikel terkait lainnya