DEMOCRAZY.ID – Presiden Prabowo Subianto meminta wartawan keluar dari ruangan saat berpidato dalam acara Sarasehan Kebangsaan dalam rangkaian Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan pidato sambutan di hadapan para akademisi yang hadir.
Setelah berpidato hampir 30 menit, Prabowo meminta wartawan keluar dari ruangan tempat acara berlangsung.
Alasannya, dia mengaku ingin berbicara “hati ke hati” dengan akademisi hingga rektor yang menghadiri sarasehan.
“Ah, para media, saya hari ini mau bicara dari hati ke hati kepada guru-guru besar,” kata Prabowo.
“Jadi dengan hormat saya mengundang para wartawan untuk minum kopi di luar. Ya, saya yakin Pak Brian (Mendiktisaintek Brian Yuliarto) sebagai penyelenggara sudah siapkan kopi-kopi yang bagus.”
Prabowo mengatakan dirinya hendak membagikan “data” dan “fakta” kepada para akademisi dan ingin membahasnya.
“Di sini, Saudara-Saudara, saya mau bicara, saya mau beri apa yang saya punya. Saya mau beri data, fakta, apa yang saya punya,” katanya.
“Dan Saudara-Saudara sebagai ilmuwan, monggo kaji, teliti, pelajari. Kalau data-data, fakta-fakta itu secara saintifik Saudara sudah nilai, Saudara anggap relevan, silakan Saudara ambil.”
Dalam pidatonya, Prabowo membahas berbagai hal.
Dia menekankan pentingnya persatuan elite dan bercerita mengenai pengalamannya kalah pemilu empat kali.
Prabowo juga mengungkapkan keinginannya agar Indonesia membuat mobil hingga memproduksi gandum sendiri.
👇👇
🚨 MOMEN PRABOWO PERSILAKAN WARTAWAN KELUAR DARI FORUM SARASEHAN KEBANGSAAN
Presiden RI kembali berpidato pada Jumat, 26 Juni 2026, hari ini. Menariknya, saat hendak membahas terkait data yang ia punya, wartawan secara halus diusir Prabowo. Selain itu, siaran langsung di YouTube… pic.twitter.com/azQuICWu9n
— tempe.co (@tempedotc0) June 26, 2026
Sumber: Kompas