GEGER! Dokter Tifa Ngaku Dapat ‘Bocoran’ Barbuk Kejaksaan, Nasib Pak Jokowi di Ujung Tanduk?

DEMOCRAZY.ID – Menjelang sidang perdana yang dijadwalkan pada Kamis, 2 Juli 2026 mendatang, Dokter Tifa bersama tim kuasa hukumnya melempar kejutan besar yang langsung mengguncang publik.

Secara blak-blakan, ia menyebut telah menemukan kejanggalan “fatal” pada sampel barang bukti yang sempat dibocorkan oleh pihak Kejaksaan.

Dokter Tifa bahkan memprediksi, jika barang bukti tersebut nantinya diuji secara terbuka oleh para ahli di persidangan, kasus ini tidak hanya menjadi konsumsi domestik, melainkan bakal memicu sorotan tajam dari media-media raksasa internasional sekelas BBC, Al Jazeera, hingga CNBC.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (24/6/2026), Dokter Tifa mengungkapkan rasa prihatinnya terhadap sistem hukum dan tata kelola dokumen di Indonesia setelah melihat langsung dokumen yang dijadikan barang bukti tersebut.

“Kemarin pihak Kejaksaan spill barang bukti. Begitu kami melihat barang bukti itu, saya kasihan sekali dengan negara ini apabila barang bukti itu nanti disampaikan di sidang dan dilakukan pengujian,” ujar Dokter Tifa dengan nada tinggi di hadapan awak media.

Senggol Dokumen Kelulusan Presiden

Pernyataan Dokter Tifa semakin memanas ketika ia mengaitkan barang bukti tersebut dengan legalitas kepemimpinan nasional.

Ia menyebut ada indikasi buruknya tata laksana pemerintahan masa lalu terkait dokumen yang meloloskan seseorang ke kursi RI-1.

“Akan jadi sorotan media internasional, mereka akan melihat betapa buruknya tata laksana pemerintahan di negara ini sehingga dokumen-dokumen seperti itu bisa MELOLOSKAN SESEORANG JADI PRESIDEN,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dokter Tifa juga membawa-bawa nama mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pusaran kasus ini.

Menurutnya, posisi Jokowi akan ikut tersudut jika validitas barang bukti tersebut terus dipaksakan di pengadilan.

“Saya kasihan pada Pak Jokowi, akan sulit sekali mempertahankan barang bukti itu,” tambah Dokter Tifa puitis namun menohok.

Publik kini tertuju pada agenda sidang perdana pekan depan.

Apakah klaim Dokter Tifa soal “bukti fatal” ini benar-benar berupa bom waktu hukum yang siap meledak, ataukah hanya sekadar strategi manuver politik di meja hijau?

Kejaksaan Agung sendiri hingga saat ini belum memberikan respons resmi terkait tudingan miring tersebut.

SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO:

Artikel terkait lainnya