MOMEN Akrab Teddy dengan Pangkopassus Seusai Heboh Kabar Seskab ‘Ditampar’

DEMOCRAZY.ID – Momen akrab diperlihatkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi.

Teddy dan atasannya di Kopassus, Letjen Djon, terlihat akrab dan berbincang santai hingga tertawa bersama.

Keduanya pun tidak lupa untuk berfoto bersama.

Momen akrab antara Teddy dengan Djon itu diunggah oleh akun Instagram @catatanseskab pada Kamis (30/4/2026).

👇👇

Sebelumnya, Teddy dan Pangkopassus sempat viral karena isu Teddy ditampar Letjen Djon.

Hal itu sudah dibantah Kopasuss dan dipastikan hoaks.

Kopassus menegaskan bahwa tidak pernah terjadi insiden seperti yang dituduhkan.

“Waspada sedang beredar kabar bohong yang menyeret nama petinggi TNI dan lingkungan Istana, narasi ini mengklaim adanya keributan Pangkopassus dan pihak protokoler,” demikian keterangan yang disampaikan akun Instagram @penkopassus, Selasa (21/4/2026).

“Kami pastikan kabar tersebut tidak sesuai fakta,” tegasnya.

Kopassus juga menyayangkan munculnya kabar yang dinilai dapat merusak kepercayaan masyarakat Tanah Air ini.

“Faktanya ini hanyalah karangan yang tidak memiliki bukti valid, informasi ini sengaja disebar untuk menciptakan kegaduhan dan memecah soliditas internal institusi negara,” lanjutnya.

Bahkan, eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono juga dengan tegas menyebut bahwa kabar yang dimaksud tidak benar.

Menurutnya berita jenderal Kopassus menampar Seskab adalah berita hoaks.

Tokoh intelijen dan terkemuka untuk kalangan Korps Baret Merah alias Kopassus ini menyatakan bahwa isu kejadian penamparan tidak pernah terjadi di lingkungan kerja pemerintahan.

“Itu informasi nggak bener itu. Kita lagi zaman begini mesti ngerti dong, itu kan hoaks itu. Enggak bener, enggak pernah ada kejadian seperti itu, enggak pernah,” ungkapnya dikutip dari unggahan video akun Instagram pribadinya @amhendropriyono.

“Saya kira kita semua paham ya, bahwa dalam lingkungan yang profesional dan penuh kehormatan, tidak mungkin terjadi tindakan seperti itu. Enggak bener,” sambungnya.

Sosok Teddy Indra Wijaya

Teddy Indra Wijaya tercatat aktif sebagai perwira menengah (Pamen) Kopassus TNI AD.

Pangkatnya saat ini sudah Letnan Kolonel atau Letkol.

Ia berasal dari kecabangan Infanteri.

Teddy lahir di Manado, Sulawesi Utara, pada 14 April 1989.

Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2011.

Dalam kariernya, ia pernah bertugas menjadi asisten ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 2016 hingga 2019.

Baru setelah itu Teddy Indra Wijaya didapuk menjadi ajudan Prabowo Subianto dari saat menjabat Menteri Pertahanan hingga Presiden.

Pada Oktober 2024, ia kemudian diangkat sebagai Seskab oleh Prabowo.

Profil Letjen TNI Djon Afriandi

Letjen TNI Djon Afriandi adalah seorang perwira tinggi (Pati) di dalam TNI Angkatan Darat (AD).

Di TNI AD, Djon diamanahkan untuk mengemban jabatan sebagai Panglima Kopassus.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus).

Ia sudah menduduki posisi sebagai Danjen Kopassus sejak Februari 2024.

Sepanjang kariernya, Letjen TNI Djon Afriandi juga sudah pernah menjabat sebagai Staf Khusus Kasad.

Djon Afriandi lahir di Payakumbuah, Sumatera Barat (Sumbar), pada tanggal 14 Juni 1972.

Ayahnya adalah seorang purnawirawan TNI, yakni Mayjen TNI (Purn.) Afifuddin Thaib, S.H.

Djon Afriandi adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1995.

Di angkatannya itu, ia berhasil meraih predikat Adhi Makayasa atau lulusan terbaik Akmil.

Sederet pendidikan umum yang pernah ditempuhnya antara lain adalah SMPN 5 Bandung, SMAN 2 Bandung, S1 (Sarjana Ilmu Politik), dan S2 (Master of Science in Defense Analysis from Naval Postgraduate School (NPS) USA).

Sementara sederet pendidikan militer yang pernah diraihnya antara lain adalah Akademi Militer (1995), Dik PARA, Sesarcabif (1996), Komando 71 (1997), Dik PARA Utama, Dik Free Fall, Dik Pandu Udara, Selapa Inf (2004), Seskoad (2009), Sesko TNI, dan Lemhannas RI PPSA XXIV (2023).

Karier Letjen TNI Djon Afriandi sudah malang melintang di dalam kemiliteran tanah air.

Berbagai jabatan strategis di institusi TNI AD sudah pernah diembannya.

Ia tercatat pernah menjabat sebagai Danton 3/2 Yon 13 Grup 1 Kopassus (1997), Danton 2/2 Yon 13 Grup 1 Kopassus (1997), Danton 2/1 Yon 11 Grup 1 Kopassus (1998), dan Danton 1/1 Yon 11 Grup 1 Kopassus (1998).

Selain itu, Djon juga sempat menduduki posisi sebagai Danki 3 Yon 11 Grup 1 Kopassus (2001), Pasilat Ops Grup 1 Kopassus (2002), Wadanyon 23 Grup 2 Kopassus (2007), dan Pabandya Ops Kopassus (2009).

Tak sampai di situ, jenderal asal Payakumbuah ini juga pernah menjadi Danyon 13 Grup 1/Kopassus (2010—2011), Danden 1 Grup A Paspampres (2011—2013), dan Wadan Grup A Paspampres (2013—2014).

Karier Djon Afriandi makin moncer setelah ia didapuk sebagai Asops Danjen Kopassus pada tahun 2016.

Di tahun yang sama, ia kemudian dimutasi menjadi Dan Grup 1/Kopassus.

Satu tahun kemudian, Djon Afriandi ditunjuk untuk mengisi kursi jabatan sebagai Koorspri Kasad.

Setelah itu, ia dipercaya untuk menduduki posisi sebagai Danrem 012/Teuku Umar pada tahun 2020.

Pada tahun 2022, Letjen Djon kemudian ditugaskan untuk menjadi Danmentar Akmil.

Satu tahun kemudian, ia diamanahkan untuk menjabat sebagai Staf Khusus Kasad.

Pada tahun 2024 Letjen Djon Afriandi diangkat sebagai Danjen Kopassus.

Setelah itu, jabatan Danjen Kopassus kemudian dinaikkan menjadi Panglima Kopassus dengan pangkat Letjen yang memimpinnya.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya