Respons Menohok Dedi Mulyadi ‘Ditantang’ Wagub Kalbar Jadi Gubernur Bangun Kalbar Pakai Rp 6 Triliun

DEMOCRAZY.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akhirnya merespons tantangan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Krisantus Kurniawan.

Diberitakan sebelumnya, beredar video pidato Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan itu memberikan tantangan kepada Dedi Mulyadi.

Krisantus menantang Dedi Mulyadi membangun dan memperbaiki jalan di Kalbar dengan APBD Rp 6 triliun.

Jika Dedi Mulyadi berhasil, Krisantus mengaku akan mencium lutut Gubernur Jawa Barat tersebut.

“Ada yang mau pinjam Dedi Mulyadi 3 bulan, suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalimantan Barat. Ayo tukar kita!”

“Saya mau lihat tapi pakai uang Rp6 triliun bangun Kalimantan Barat, kalau dia bisa kucium lututnya,” ujar Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan menantang.

Krisantus menegaskan bahwa Provinsi Kalbar tidak bisa dibandingkan dengan Provinsi Jawa Barat.

Ia pun membandingkan luas wilayah Kalimantan Barat yang 11 kali lebih besar dari Jawa Barat tapi hanya mendapat jatah APBD Rp 6 triliun.

Sedangkan Jawa Barat meski memiliki luas wilayah kecil, memiliki APDB Rp31 triliun, berkali-kali lipat lebih besar dari Kalbar.

Krisantus kembali menegaskan bahwa dua wilayah Jabar dan Kalbar tersebut tidak bisa dibandingkan.

Dalam hal ini, kekuatan fiskal, luas wilayah hingga APBD pun sangat berbeda.

Respons Dedi Mulyadi

Menanggapi tantangan tersebut, melalui unggahan di Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi buka suara.

Dedi Mulyadi merespons tantangan Krisantus secara bijak.

“Buat bapak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, saya mengucapkan atas tantangannya, mohon maaf selama ini saya melakukan pembangunan di Jawa Barat, tidak ada maksud untuk diperbandingkan dengan daerah lain,” ujar Dedi Mulyadi, Sabtu (11/4/2026).

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa pihaknya pun memahami bahwa setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda-beda, termasuk persoalan kekuatan fiskal hingga APBD.

Ia memahami kondisi luas wilayah di Kalimantan Barat dengan keterbatasan fiskal dan anggaran.

Gubernur yang akrab disapa KDM itu kembali meminta maaf jika apa yang terjadi di Jawa Barat menyinggung daerah lain.

Dedi Mulyadi mengajak agar pemerintah daerah lain bersama-sama melayani masyarakat dengan baik.

Ia juga mendoakan daerah-daerah lain juga tumbuh kemampuan fiskalnya sehingga dana bagi hasil bisa mengalir ke daerah-daerah penghasil.

“Untuk itu mari kita bersama-sama untuk terus melangkah memberikan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat,” ujar Dedi Mulyadi.


Ia juga menitip salam kepada warga Kalimantan Barat serta jajaran pemerintah daerah Provinsi Kalbar sehat dan bahagia.

Latar Belakang Konflik

Diberitakan sebelumnya, latar belakang Wagub Kalbar menantang Dedi Mulyadi berawal dari kasus viral sejumlah warga Kalbar meminta Dedi Mulyadi memperbaiki jalan rusak.

Saat itu beredar video anak-anak di Kalimantan Barat (Kalbar) meminta Gubernur-nya ditukar dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, viral di media sosial.

Permintaan anak-anak tersebut sebagai bentuk kritikan terhadap Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dan pemerintah di wilayahnya.

Sejumlah anak-anak itu bahkan menyebut Gubernur mereka molor hingga pingsan, karena abai terhadap kerusakan infrastruktur masyarakat.

Karena hal itu, mereka meminta agar Gubernur Kalimantan Gubernur diganti oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Mereka meminta agar Dedi Mulyadi menggantikan kepemimpinan di wilayahnya cukup 2 bulan untuk bisa memperbaiki jalan di desa mereka.

Kejujuran dan kepolosan anak-anak tersebut sontak menuai sorotan dari warganet.

Dalam video tersebut, sekelompok anak-anak itu mulanya mereview bahwa jalan di desa mereka rusak.

“Kami ingin menyampaikan jalan kami yang becek, lecut karena Gubernur kami itu kerjanya molor, tidur, pingsan,” ujar salah satu anak.

Kemudian anak lainnya menyahut bahwa Gubernur mereka juga hanya mementingkan diri sendiri dibanding mementingkan masyarakat.

Mereka pun menyebut bahwa Gubernur Kalbar yang saat ini dijabat Ria Norsan itu terasa sia-sia.

Karena hal itu, anak-anak itu berharap dan meminta agar Dedi Mulyadi mau menggantikan gubernurnya.

“Mending Kang Dedi yang jadi Gubernur dua bulan,” seloroh salah satu anak.

Selain anak-anak tersebut, sebelumnya video warga Kalbar yang yang juga diunggah akun Instagram Elisabet Murni itu viral.

Pemilik akun tersebut aktif membagikan konten menyuarakan kerusakan jalan di Jalan Poros SP-3 Bedayan, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Dari unggahan di akun tersebut, terlihat jalan penuh lumpur tinggi dan tak beraspal, mobil offroad pun terekam kesulitan untuk melintas.

Sembari berusaha menggunakan Bahasa Sunda, perekam berseloroh meminta bisa menukar gubernur mereka dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

“Aku mau minta tolong KDM, Gubernur Jawa Barat untuk pindah ke Kalimantan Barat, kan kita berhubungan sama-sama Barat,” ujar perekam.

Ia berharap Dedi Mulyadi menjadi Gubernurnya meski hanya dua bulan yang menurutnya cukup untuk bisa memperbaiki jalan mereka yang rusak.

Perekam itu juga menyinggung selama kepemimpinan di wilayahnya, jalanan mereka nyaris tak tersentuh perbaikan dan dinilai tak memperhatikan jalan.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya