DEMOCRAZY.ID – Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Prof. Amien Rais, memprediksi dinasti politik Joko Widodo (Jokowi) akan mengalami kepunahan politik menjelang Pemilihan Presiden 2029.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui kanal YouTube pribadinya pada Ahad (8/2/2026).
Dalam video berjudul “Tahun 2029, Jokowi Sekeluarga Punah Insya Allah”, Amien menilai peluang Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden, untuk maju sebagai calon presiden atau wakil presiden sangat kecil.
Ia menyebut hasil berbagai survei menempatkan Gibran di urutan bawah bursa capres-cawapres 2029.
Berdasarkan survei Perisco.id yang dikutip Amien, Gibran berada di posisi ke-9 dari 10 tokoh pilihan Generasi Z dengan perolehan 6,3 persen.
Posisi teratas ditempati Dedi Mulyadi (18,38%), diikuti Purbaya Yudhi Sadewa (14%), dan Muzakir Manaf (13,50%).
Survei Good Start juga menempatkan Gibran di urutan ke-9, di bawah Mahfud MD.
“Gibran ibarat barang dagangan sudah tidak laku. Good Start juga mengeluarkan hasil surveinya, lagi-lagi Gibran tidak layak jual,” ujar Amien.
Mantan Ketua MPR itu mengaitkan kemerosotan politik keluarga Jokowi dengan beberapa faktor.
Pertama, isu ijazah palsu yang menurutnya sangat memojokkan Jokowi.
Kedua, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang diketuai Kaesang Pangarep, putra bungsu Jokowi, diprediksi tidak akan menjadi partai besar.
Amien juga mempertanyakan kelayakan Gibran karena dinilai tidak memiliki ijazah SMA dan S1.
Ia bahkan menyinggung usulan aktivis Michael Sinaga agar Gibran sekolah lagi di SMA, meski menilai tidak ada sekolah yang mau menerima mengingat usia Gibran yang sudah 38 tahun.
“Penolakan anak-anak bangsa pada keluarga Jokowi makin keras menggumpal. Ketidaksukaan mereka pada Gibran yang nampak cila-cili dan ngantukan kini tidak terbendung lagi,” kata Amien.
Dalam pidatonya, Amien juga menyinggung kondisi kesehatan Jokowi yang menurutnya mengalami kemerosotan sejak mengakhiri masa jabatan presiden pada 20 Oktober 2024.
Ia mengutip pendapat Dr. Tifauzia yang menyatakan kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan mantan presiden tersebut.
Amien menutup videonya dengan menyebut bahwa kepunahan politik keluarga Jokowi akan semakin nyata jika Presiden Prabowo Subianto mengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Namun, ia menekankan semua prediksinya dengan menyertakan kata “insya Allah” sebagaimana anjuran Surah Al-Kahfi ayat 23-24.
Sumber: JakartaSatu