ANEH! Usai Viral Dicopot Sebagai Petugas Haji, Chiki Fawzi Tiba-Tiba Diminta Untuk Kembali

DEMOCRAZY.ID – Anak kedua mendiang Marissa Haque dan Ikang Fawzi, Chiki Fawzi, bercerita dirinya sempat dicopot sebagai petugas Haji 2026. Setelah itu, dia kemudian diminta balik kembali.

“Jadi waktu itu malam-malam pas lagi mengikuti kelas bahasa Arab, ada salah satu bapak dari Kementerian Haji menghampiri aku dan bilang kalau aku diminta pulang gitu dan gak bisa melanjutkan,” ungkapnya dengan nada yang berat saat ditemui di Studio Rumpi, Trans TV, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026).

Chiki Fawzi menuturkan, dirinya memang merasa berat dan tidak menyangka karena harus pulang cepat.

Meski begitu, dia berusaha tetap kuat dan menerima keputusan dengan lapang dada.

“Kalau gak salah, sebenarnya sudah dari siang mereka dikabarin. Tapi mungkin gak enak sama aku buat ngasih tahunya. Jadi, baru dikasih tahu pas malam hari itu,” katanya.

Perempuan berusia 37 tahun itu berkata, sejatinya banyak orang yang masih ingin memertahankannya.

Namun, Chiki tidak bisa lagi menolak karena keputusannya sudah bulat.

“Saat dikasih tahu ya kaget banget, tapi kan memang sudah keputusannya. Jadi, langsung packing dan minta maaf kalau gak bisa meneruskan ini semua. Jadi aku pulang dan sebenarnya banyak yang kaget juga aku pulang malam itu. Tapi kan itu bukan kuasa mereka,” tuturnya.

Diminta Balik Lagi

Chiki kemudian menyampaikan keputusan yang diterimanya melalui Instagram.

“Karena, pada saat aku posting soal kegiatan aku, banyak rekan media yang mau wawancara. Mereka senang dengan semangat yang aku tuangkan dalam Instagram. Kenapa sampai aku bicara, karena, ya aku gak mau mengecewakan mereka. Daripada jauh-jauh ke tempat pelatihan, akhirnya ya aku sampaikan di Instagram,” paparnya.

Tapi tiba-tiba, dirinya diminta kembali untuk bergabung menjadi petugas Haji 2026.

Ia mengaku kaget dengan adanya pihak yang menghubunginya.

“Barusan banget juga aku diminta balik lagi sih,” ujar Chiki dengan wajah yang masih tampak tak percaya saat diwawancarai di kawasan Studio Rumpi: No Secret TransTv, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, kemarin.

Klarifikasi Kementerian Haji

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan tidak seluruh peserta yang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (Diklat PPIH) secara otomatis ditetapkan sebagai petugas haji.

Hal ini sekaligus menjadi jawaban atas dicopotnya Chiki Fawzi sebagai petugas haji 2026.

Kemenhaj menegaskan proses seleksi dan penetapan petugas sepenuhnya berada dalam kewenangan tim kelompok kerja (pokja) Diklat PPIH.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menjelaskan keputusan terkait kelulusan peserta diklat telah melalui pertimbangan matang serta disampaikan secara baik kepada peserta yang bersangkutan.

Ichsan menegaskan, keikutsertaan dalam Diklat PPIH tidak serta-merta menjamin seseorang menjadi petugas haji.

Seluruh proses penilaian dan keputusan dilakukan oleh tim pokja Diklat PPIH berdasarkan standar dan kriteria yang telah ditetapkan.

“Poin terkait keputusan ini sepenuhnya menjadi kewenangan tim pokja Diklat PPIH, dan sudah dipertimbangkan serta disampaikan secara baik kepada yang bersangkutan,” ujar Ichsan dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).

Lebih lanjut, Ichsan menyampaikan bahwa Kemenhaj telah menyerahkan seluruh proses penilaian kepada fasilitator dan pelatih yang bertugas selama pelaksanaan diklat.

Keputusan yang diambil bukan bersifat sepihak, melainkan hasil evaluasi bersama untuk memastikan seluruh tahapan diklat berjalan sesuai dengan standar yang diharapkan.

“Kami sudah menyerahkan semua proses kepada fasilitator dan pelatih. Keputusan ini diambil teman-teman bukan secara sepihak, melainkan untuk memastikan seluruh tahapan diklat benar-benar sesuai dengan yang diharapkan,” jelasnya.

Sumber: Detik

Artikel terkait lainnya