DEMOCRAZY.ID – Mantan Wali Kota New York yang merupakan pengacara pribadi Donald Trump, Rudy Giuliani, melontarkan pernyataan kontroversial terkait Raja Charles III.
Dalam sebuah wawancara podcast Uncensored yang dipandu Piers Morgan pada Senin (30/3/2026), Giuliani menyebut Raja Inggris secara rahasia ‘mungkin’ telah memeluk agama Islam.
Giuliani mengklaim telah menerima laporan bahwa Inggris akan menjadi negara Muslim dalam 10 tahun ke depan.
Ia bahkan menyerang pribadi Raja Charles III dengan menyebutnya sebagai “monarki Muslim Inggris”.
Berikut adalah poin-poin utama dari pernyataan tersebut:
Raja Charles III (Charles Philip Arthur George) adalah Raja dari Britania Raya dan 14 wilayah Persemakmuran lainnya sejak 8 September 2022, setelah kematian ibunya, Ratu Elizabeth II.
Ia merupakan pewaris takhta terlama dalam sejarah Britania dan naik takhta pada usia 73 tahun, menjadikannya orang tertua yang pernah menduduki posisi tersebut.
Pemerintahan: Penobatan resminya berlangsung pada 6 Mei 2023 di Westminster Abbey.
Kehidupan Keluarga: Menikah dengan Lady Diana Spencer pada 1981 (bercerai 1996) dan dikaruniai dua putra, Pangeran William (sekarang Pangeran Wales) dan Pangeran Harry.
Ia kemudian menikahi Camilla Parker Bowles (sekarang Ratu Camilla) pada 2005.
Hingga saat ini, Raja Charles III terus menjalankan fungsi konstitusionalnya. Berdasarkan informasi terbaru: