Kontroversi Baru Gubernur Kaltim Rudy Masud: Capek Nyetir hingga Minta Kursi Pijat Rp 125 Juta

DEMOCRAZY.ID – Gubernur Kaltim Rudy Masud lagi-lagi tuai kontroversi.

Kali ini soal kursi pijat dengan harga fantastis, Rp 125 juta.

Sebelumnya Rudy Masus sudah panen kritikan soal rumah dinas Rp 25 miliar dan mobil dinas Rp 8,5 miliar.

Rudy Masud bahkan kena semprot Presiden Prabowo Subianto soal membeli mobil dinas seharga Rp 8,5 miliar.

Pengakuan Gubernur Kaltim Rudy Masud Capek Nyetir hingga Butuh Kursi Pijat Rp 125 Juta

Gubernur Rudy Masud mengaku membutuhkan kursi pijat setelah letih mengemudi mobil sendiri.

Hal ini jelas membuat Rudy Masud kembali menuai sorotan karena anggaran kursi pijat di rumah jabatan yang fantastis yakni Rp 125 juta.

Jumlah tersebut dianggap cukup besar untuk sebuah kursi pijat.

Terlebih Pemerintah Pusat tengah menggaungkan efisiensi anggaran.

Banyak pos anggaran yang diefisienkan dialihkan ke program prioritas.

Bukannya melakukan pembangunan daerah, Rudy justru mengalokasikan anggaran daerah untuk membeli kursi pijat harga fantastis.

Ia mengatakan bahwa kursi tersebut dibutuhkan karena pegawai merasa kasihan melihat dirinya.

“Kasihan lihat gubernurnya, jalannya bawa mobil sendiri, ya kan. Perjalanannya ribuan kilo,” kata Rudy.

Rudy mengaku membutuhkan waktu tempuh yang begitu panjang setiap kali bekerja.

“Kami kalau jalan matahari belum terbit, kami jalan. Matahari sudah terbenam kami belum sampai. Bawa sendiri lagi mobilnya,” katanya.

Lalu meski sudah memiliki istri, Syarifah Suraidah, Rudy justru mengaku selalu sendiri di rumah.

“Saya cuma sendiri di rumah,” katanya.

👇👇

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya