KISAH Nabi Idris Sebagai Manusia Pertama yang Pandai Menulis: Sosoknya Dibekali Banyak Ilmu Pengetahuan

DEMOCRAZY.ID – Kisah nabi idris sebagai manusia pertama yang pandai menulis menjadi salah satu cerita inspiratif dalam sejarah kenabian Islam.

Nabi Idris AS dikenal sebagai sosok yang dikaruniai berbagai ilmu pengetahuan oleh Allah SWT, termasuk kemampuan menulis dan membaca yang belum pernah dimiliki manusia sebelumnya.

Keistimewaan Nabi Idris tidak hanya terletak pada kemampuan menulisnya saja.

Beliau juga merupakan keturunan keenam dari Nabi Adam AS yang menerima wahyu melalui Malaikat Jibril ketika berusia 82 tahun.

Mengutip dari buku Dua Puluh Lima Nabi Banyak Bermukjizat sejak Adam A.S Hingga Muhammad S.A.W oleh Usman bin Affan bin Abul As bin Umayyah bin Abdu Syams, kisah nabi idris sebagai manusia pertama yang pandai menulis memiliki banyak mukjizat yang perlu diteladani oleh umat Islam.

Berikut ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (31/10/2025).

Kisah Nabi Idris Sebagai Manusia Pertama yang Pandai Menulis

Nabi Idris AS tercatat dalam sejarah sebagai manusia pertama yang Allah SWT berikan kemampuan menulis dan membaca.

Kemampuan luar biasa ini kemudian diajarkan kepada masyarakat pada masanya, membuka pintu peradaban baru bagi umat manusia.

Beliau menggunakan tatah atau besi yang ditajamkan sebagai alat tulis untuk menulis dan menggambar di atas batu atau lempengan logam.

Tatah besi yang digunakan Nabi Idris merupakan generasi pertama dari pena yang kita kenal saat ini.

Penemuan ini menjadi cikal bakal perkembangan sistem tulisan dalam peradaban manusia.

Dengan kemampuan menulis ini, ilmu pengetahuan dapat didokumentasikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya dengan lebih baik.

Kepandaian Nabi Idris dalam menulis dan membaca ini diajarkan oleh ayahnya yang kerap memberikan shahifah atau lembaran tertulis.

Proses pembelajaran ini menunjukkan betapa pentingnya transfer ilmu pengetahuan dalam keluarga nabi.

Beliau kemudian mengembangkan kemampuan ini hingga menjadi sangat mahir dan mengajarkannya kepada umatnya.

Melansir dari buku Sejarah Terlengkap 25 Nabi oleh Rizem Aizid, Nabi Idris menerima wahyu-Nya melalui Malaikat Jibril sebanyak 30 shahifah yang berisi ajaran agama untuk disampaikan kepada umatnya, Bani Qabil.

Wahyu-wahyu ini kemudian dituliskan dan disebarkan kepada umatnya sebagai pedoman hidup.

Sosok Nabi Idris yang Dibekali Banyak Ilmu Pengetahuan

Nabi Idris AS merupakan sosok istimewa yang dibekali berbagai ilmu pengetahuan oleh Allah SWT.

Beliau bukan hanya pandai menulis dan membaca, tetapi juga menguasai berbagai bidang ilmu yang sangat penting bagi kehidupan manusia.

Keberadaan beliau menjadi berkah bagi perkembangan peradaban pada masanya.

1. Ilmu Tulis Menulis dan Membaca

Sebagai manusia pertama yang pandai menulis, Nabi Idris AS mengajarkan ilmu tulis menulis kepada masyarakat dengan menggunakan tatah besi di atas batu atau lempengan logam. Metode ini menjadi fondasi sistem penulisan dalam peradaban manusia.

2. Ilmu Menjahit dan Merancang Pakaian

Nabi Idris AS dikaruniai keahlian menjahit pakaian dari serat atau kulit tumbuhan.

Beliau juga yang merancang gunting sebagai alat pemotong kain untuk membantu membuat model-model pakaian. Penemuan ini sangat revolusioner pada masanya.

3. Ilmu Astrologi dan Astronomi

Beliau dikenal sebagai orang pertama yang menemukan ilmu astrologi dan memperkenalkan gerakan pada bintang. Ilmu ini membantu masyarakat memahami alam semesta dan fenomena langit yang terjadi.

4. Ilmu Pengobatan

Nabi Idris AS mengajarkan ilmu pengobatan kepada masyarakat, sehingga ilmu pengetahuan alam pada masa itu dapat berkembang dengan sangat pesat.

Pengetahuan medis ini sangat bermanfaat bagi kesehatan umat manusia.

5. Ilmu Hitung dan Matematika

Ilmu hitung dan matematika pertama kali ditemukan oleh Nabi Idris AS.

Beliau yang pertama kali menyarankan kepada umatnya untuk mempelajari ilmu hitung dan matematika karena akan bermanfaat di kemudian hari.

6. Ilmu Menjinakkan Hewan

Nabi Idris AS juga yang pertama kali dapat menjinakkan dan menggunakan kuda untuk berperang.

Pada masa itu, kuda menjadi hewan yang memiliki peranan penting dalam hidup manusia.

Semua ilmu pengetahuan yang diajarkan Nabi Idris AS masih digunakan hingga saat ini dalam berbagai bentuk dan perkembangannya.

Hal ini menunjukkan betapa besarnya kontribusi beliau terhadap peradaban manusia.

Sumber: Liputan6

Artikel terkait lainnya