Gede Banget! Harta Muhammadiyah Ternyata Sentuh Ratusan Triliun, Pantas Jadi Organisasi Islam Terkaya di Dunia, Ini Sumbernya

DEMOCRAZY.ID – Tidak banyak organisasi keagamaan di dunia yang memiliki kekuatan aset sebesar Muhammadiyah.

Di usia lebih dari satu abad, persyarikatan yang didirikan KH. Ahmad Dahlan itu bukan hanya berkembang sebagai gerakan dakwah dan pendidikan.

Tetapi juga menjadi ormas dengan salah satu jaringan amal usaha terbesar di Indonesia.

Besarnya jaringan ini kemudian mendorong sejumlah lembaga internasional, termasuk Seasia Stats, untuk memasukkan Muhammadiyah ke dalam daftar organisasi keagamaan terkaya dunia.

Dalam laporan sejumlah media nasional, mulai Harian Fajar hingga Jawa Pos, total nilai aset Muhammadiyah diperkirakan berada di kisaran USD 27,96 miliar.

Atau sekitar Rp454 triliun hingga Rp464 triliun. Angka ini menempatkan Muhammadiyah di posisi elite dunia dalam hal pengelolaan aset keagamaan secara kolektif.

Aset Tanah Pilar Utama Kekayaan Muhammadiyah

Salah satu tulang punggung kekayaan Muhammadiyah adalah aset tanah.

Data resmi yang dikutip dari pimpinan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menyebut bahwa persyarikatan mengelola 20.645 aset wakaf yang tersebar di berbagai daerah.

Lebih mengesankan lagi, total luas tanah yang dimiliki diperkirakan mencapai 241 juta meter persegi di seluruh Indonesia.

Sejumlah kajian akademik juga memperkuat data ini. Salah satunya adalah penelitian yang mencatat total 3.717 hektare.

Tanah wakaf Muhammadiyah yang dimanfaatkan untuk perguruan tinggi, sekolah, rumah sakit, hingga lahan produktif.

Sekitar 61 persen tanah wakaf ini digunakan untuk lembaga pendidikan dasar hingga menengah, sementara 24 persennya dikelola untuk perguruan tinggi.

Dalam konteks ekonomi, wakaf seluas ini bukan hanya simbol keberkahan, tetapi aset nyata yang mampu menopang kegiatan pendidikan, kesehatan, dan sosial dalam skala besar.

Ribuan Amal Usaha Pendidikan

Kontributor terbesar lain dalam total aset Muhammadiyah adalah jaringan pendidikan yang menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.

Menurut laporan Jawa Pos, persyarikatan ini memiliki lebih dari 5.300 sekolah dan sekitar 172 perguruan tinggi.

Besarnya jumlah institusi pendidikan ini tidak hanya memberi dampak sosial besar, tetapi juga masuk kategori aset tetap bernilai ratusan triliun.

Sekolah-sekolah Muhammadiyah tersebar dari kota besar hingga pelosok desa, menjadikannya salah satu jaringan pendidikan Islam modern terbesar di Asia.

Rumah Sakit dan Klinik

Di sektor kesehatan, Muhammadiyah mengelola 122 rumah sakit dan 231 klinik.

Menurut laporan Prokal. Infrastruktur kesehatan ini membantu Muhammadiyah bukan hanya sebagai organisasi dakwah

Tetapi juga kekuatan sosial yang berpengaruh pada layanan publik.

Rumah sakit Muhammadiyah banyak berdiri di kota-kota besar, dengan standar layanan cukup tinggi dan organisasi pengelola yang profesional.

Ini membuat nilai aset kesehatan Muhammadiyah ikut berkontribusi signifikan dalam jumlah total yang mencapai ratusan triliun rupiah.

Aset Sosial & Ekonomi Umat

Tak berhenti di pendidikan dan kesehatan, Muhammadiyah juga mengelola berbagai panti asuhan, balai sosial, hingga unit ekonomi berbasis syariah.

Bahkan dalam beberapa laporan, persyarikatan ini tengah menyiapkan pengembangan Bank Syariah Muhammadiyah, yang akan memperkuat posisi mereka di sektor ekonomi Islam.

Menariknya, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa aset besar tersebut tidak dikelola untuk tujuan akumulasi kekayaan.

Melainkan untuk misi sosial persyarikatan mencerahkan, mencerdaskan, dan memajukan bangsa.

Dengan aset mencapai ratusan triliun rupiah, Muhammadiyah bukan hanya menjadi simbol kekuatan organisasi Islam modern.

Tetapi juga motor ekonomi dan sosial yang berdampak langsung bagi jutaan warga Indonesia.

Besarnya kekayaan ini tidak lahir dari transaksi bisnis semata, melainkan akumulasi wakaf.

Pendidikan, kesehatan, dan kontribusi masyarakat yang dikelola secara profesional selama lebih dari 100 tahun.

Sumber: PojokSatu

Artikel terkait lainnya