DEMOCRAZY.ID – Kasus perampokan yang berujung pada pembunuhan sadis terhadap AGT, istri seorang pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari, menyisakan duka mendalam dan kengerian.
Penangkapan pelaku, YH, oleh tim gabungan kepolisian berhasil menguak tabir kejahatan yang ternyata didalangi oleh orang yang dikenal korban.
Berikut adalah rangkuman fakta-fakta kunci dari kasus yang menggemparkan Manokwari ini:
Fakta paling mengejutkan dari kasus ini adalah identitas pelaku, YH, yang ternyata merupakan orang dekat.
Kapolresta Manokwari, Kombes Pol Ongky Isgunawan, mengonfirmasi bahwa pelaku memiliki hubungan masa lalu dengan korban.
Berdasarkan informasi awal, kata Ongky, pelaku pernah bekerja di rumah korban beberapa waktu lalu.
Hal ini mengindikasikan pelaku mengetahui seluk-beluk kondisi rumah dan kebiasaan korban, yang memudahkannya melancarkan aksi keji tersebut.
Apresiasi patut diberikan kepada tim gabungan Polda Papua Barat dan Polresta Manokwari.
Bergerak cepat setelah menerima laporan pada Senin (10/11) pukul 18.00 WIT, mereka berhasil meringkus pelaku YH dalam waktu kurang dari 24 jam.
Kecepatan ini mematahkan kemungkinan pelaku untuk melarikan diri lebih jauh.
“Ini merupakan hasil kerja cepat tim gabungan dalam menindaklanjuti laporan tindak pidana tersebut. Saya ucapkan turut berduka cita,” kata Ongky sebagaimana diwartakan Antara, Selasa (11/11/2025).
Cara pelaku menghilangkan jejak korban sungguh di luar batas kemanusiaan.
Jasad AGT ditemukan tersembunyi di dalam septic tank sebuah rumah kosong yang lokasinya tidak jauh, hanya berjarak sekitar 300 meter dari rumah kontrakan korban.
Penemuan ini baru terjadi setelah pelaku YH berhasil ditangkap dan diinterogasi oleh pihak kepolisian.
“Jenazah kami evakuasi ke RSUD Manokwari untuk proses visum,” ucap Kapolresta.
Kasus ini awalnya dilaporkan sebagai tindak pidana perampokan yang disertai penculikan. Peristiwa nahas itu diduga terjadi pada Senin siang sekitar pukul 12.30 WIT.
Saat itu, suami korban sedang tidak berada di rumah karena bekerja di kantornya di daerah Arfai, Manokwari.
Pelaku diduga memanfaatkan situasi sepi tersebut untuk melancarkan aksinya.
Meskipun pelaku telah ditangkap, motif utama di balik pembunuhan sadis ini masih menjadi misteri yang coba dipecahkan oleh penyidik.
Hubungan pelaku sebagai mantan pekerja di rumah korban membuka berbagai kemungkinan motif, mulai dari dendam, sakit hati, hingga murni perampokan yang berujung pembunuhan karena aksinya diketahui korban.
“Informasi lebih rinci akan kami sampaikan kemudian,” ujar Ongky.
Sumber: Suara