DEMOCRAZY.ID – Pertanyaan tentang siap itu Sam Ratulangi mengema di berbagai media. Anda bisa melihat rangkuman di bawah ini untuk mengenal lebih dekat siapa Sam Ratulangi.
Sebagaimana diketahui, Indonesia memiliki banyak sekali pahlawan nasional yang berasal dari berbagai daerah.
Pahlawan-pahlawan ini dulunya berjuang menjadi inisiator perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah.
Salah satu yang cukup terkenal dan punya nama besar adalah pahlawan nasional Sam Ratulangi.
Sam Ratulangi merupakan pahlawan nasional kebanggaan Indonesia yang berasal dari Tondano, Sulawesi Utara.
Nama panjangnya yakni Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi yang lahir pada 5 November 1890.
Selama hidup, Sam Ratulangi bergelut di bidang politik, jurnalis, dan guru dari Sulawesi Utara, Indonesia.
Ia adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia. Ratulangi juga sering disebut sebagai tokoh multidimensional.
Sam Ratulangi dikenal dengan filsafatnya: “Si tou timou tumou tou” yang artinya: manusia baru dapat disebut sebagai manusia, jika sudah dapat memanusiakan manusia.
Sam Ratulangi merupakan anak dari pasangan Jozias Ratulangi dan Augustina Gerungan. Ayahnya bekerja sebagai guru sekolah.
Ratulangi sendiri bukanlah anak pertama. Ia punya dua kakak perempuan yang bernama Wulan Kajes Rachel Wilhelmina Maria dan Wulan Rachel Wilhelmina Maria.
Selama hidupnya, Sam pernah menikah selama dua kali yang mana ia dikaruniai 5 orang anak. Istri pertamanya merupakan warga negara Belanda bernama Emilie Suzane Houtman.
Sedangkan istri keduanya bernama Maria Catharina Josephine TT.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah profil singkat sang pahlawan nasional Sam Ratulangi yang telah Suara.com rangkum untuk Anda.
Sam Ratulangi sebenarnya berasal dari keluarga terpandang. Akan tetapi, ia tak pernah menutup mata pada ketidakadilan.
Pada tahun 1924, Sam Ratulangi mengawali perjuangannya dengan menjadi Sekretaris di Dewan Minahasa.
Selama kurang lebih 4 tahun, ia bersama dengan anggota yang lainnya berhasil menekan Belanda untuk menghentikan sistem kerja paksa di Minahasa.
Berkat kinerja cemerlangnya tersebut, ia kemudian berhasil menjadi anggota Dewan Rakyat. Selama masa jabatannya tersebut (1927 – 1942), ia mempertahankan segala macam diskriminasi yang dilakukan oleh pihak Belanda.
Ia pun menjadi salah satu tokoh yang mendukung Petisi Soetardjo Kartohadikoesoemo pada tahun 1936.
Degan sederet prestasinya, Sam Ratulangi dianggap sebagai sosok berbahaya oleh pemerintah Belanda. Ia kemudian harus rela menjalani masa pengasingan di Penjara Sukamiskin, Bandung.
Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia pada tahun 1961.
Namanya diabadikan pada:
Itulah beberapa informasi tentang Sam Ratulangi yang menjadi salah satu pahlawan nasional Indonesia.
Sumber: Suara