DEMOCRAZY.ID – Rekaman percakapan telepon tersebut berisi luapan kekecewaan emosional Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati karena Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni secara mendadak membatalkan agendanya untuk meninjau langsung lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kotim pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Dalam rekaman yang beredar luas di media sosial tersebut, suara Irawati terdengar bergetar menangis dan emosional saat berbicara dengan Staf Ahli Menteri Kehutanan, Fahrizal Fitri.
Berikut adalah beberapa poin utama terkait konteks insiden tersebut:
👇👇
[VIDEO]
Waduh benarkah ini??
REKAMAN TELEPON WABUP KOTIM DAN STAF AHLI MENHUT BEREDAR, AGENDA KUNJUNGAN KARHUTLA JADI SOROTANBeredar rekaman percakapan telepon antara Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati, dengan Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Hubungan Antarlembaga, Fahrizal Fitri, di tengah agenda kunjungan Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni ke lokasi karhutla di Kotim, Rabu (14/10/2026).
Perubahan mendadak agenda peninjauan lapangan diduga memicu kekecewaan Irawati. Rekaman tersebut kini menjadi perhatian publik, terutama terkait koordinasi kunjungan pemerintah di tengah persoalan karhutla yang masih menjadi perhatian serius di Kalimantan Tengah.
— @is_pelssy (@is_pelssy) October 15, 2026