Rocky Gerung Sebut Megawati Tak Punya Ijazah Tapi Otaknya Berisi, Sindir Siapa?

DEMOCRAZY.ID – Pengamat politik Rocky Gerung memberikan pujian menohok kepada Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Meski tidak mengantongi ijazah perguruan tinggi, Megawati dinilai sebagai sosok pemimpin yang memiliki prinsip kuat dan isi kepala yang berbobot.

Menurut Rocky, sifat “keras kepala” yang sering disematkan pada Megawati justru menjadi bukti bahwa putri Proklamator tersebut memiliki keyakinan ideologis yang kokoh.

Dalam argumennya, Rocky bahkan melayangkan sindiran halus yang diduga menyasar tokoh lain yang memiliki gelar akademis namun dianggap minim gagasan.

“Ibu Mega enggak pernah jadi netral karena dia punya sikap ya. Tapi Ibu Mega keras kepala, justru karena dia keras kepala, netralitas dia datang dari kepalanya yang berisi,” ungkap Rocky dalam kanal YouTube MerdekaDotCom, dikutip Rabu (2/7).

Rocky menambahkan bahwa esensi dari seorang pemimpin adalah substansi berpikir, bukan sekadar selembar kertas formalitas.

“Kepalanya ada pikiran, kendati dia tidak punya ijazah. Ada yang punya ijazah, enggak punya pikiran. Jadi jangan ragu untuk bongkar semua hal,” imbuhnya.

Catatan Akademis Megawati dan Tekanan Politik Orde Baru

Secara historis, Megawati memang tidak menyelesaikan pendidikan tinggi hingga meraih gelar sarjana (S1).

Namun, hal tersebut bukan karena kendala akademis, melainkan akibat dari situasi geopolitik dan tekanan rezim penguasa pada masanya.

Megawati tercatat pernah menempuh pendidikan di dua universitas top Indonesia, meski keduanya harus terhenti di tengah jalan:

  • Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad): Megawati masuk pada tahun 1965, namun terpaksa keluar pada 1967 akibat pergolakan politik nasional dan transisi kekuasaan dari Presiden Soekarno ke rezim Orde Baru.
  • Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI): Ia kembali mencoba peruntungan akademis pada tahun 1970. Sayangnya, studi ini kembali kandas pada tahun 1972 karena ketatnya tekanan politik yang membatasi ruang gerak keluarga Bung Karno kala itu.

Kendati tidak memiliki ijazah formal sarjana, rekam jejak Megawati di panggung politik nasional hingga keberaniannya mengambil sikap dinilai Rocky Gerung jauh lebih autentik dibandingkan mereka yang sekadar mengandalkan status akademis.

Artikel terkait lainnya