DEMOCRAZY.ID – Terkuak hasil medis Novia Sihotang calon manajer Kopdes Merah Putih meninggal saat ikut latihan militer.
Adapun penyebab dan hasil medis Novia Sihotang calon manajer Kopdes Merah Putih asal Padangsidimpuan, Sumut akhirnya terungkap.
Sebelumnya keluarga Novia Sihotang menunggu penjelasan terkait penyebab meninggalnya Novia selama mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kemiliteran di Jakarta.
Pasalnya, Novia berangkat ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan dalam kondisi sehat.
Beberapa hari sebelum dikabarkan meninggal dunia juga bahkan Novia masih menghubungi keluarganya dan tak ada mengeluh.
Terkini terungkap Sebelum meninggal dunia, Novia sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr Esnawan Antariksa, Jakarta.
Kementerian Pertahanan memberikan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan medis terhadap Novia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Novia diketahui memiliki kondisi kesehatan yang berkaitan dengan tuberkulosis (TB).
Keterangan itu disampaikan sebagai bagian dari penjelasan resmi mengenai penyebab meninggalnya peserta Program SPPI tersebut.
Penjelasan dari pemerintah sekaligus menjadi informasi awal yang disampaikan kepada publik terkait kasus tersebut.
Hingga kini, peristiwa meninggalnya Novia masih menjadi perhatian karena terjadi setelah rangkaian Latihan Dasar Kemiliteran.
Sementara itu terbaru, korban meninggal dunia saat pelatihan militer bertambah dan total sudah 5 orang.
Sebelumnya diberitakan, kabar meninggalnya Novia diterima pihak keluarga pada Selasa (23/6/2026) sore.
Informasi tersebut menjadi pukulan berat bagi keluarga yang sebelumnya mengetahui Novia berangkat ke Jakarta dalam kondisi sehat dan penuh semangat untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan selama satu bulan.
Ayahanda Novia, Syawaluddin Sihotang, mengaku sangat terkejut saat menerima kabar duka tersebut.
“Pada Selasa sore kami mendapat kabar bahwa anak kami telah meninggal dunia. Tentu kami sangat terkejut dan tidak menyangka hal ini bisa terjadi,” ungkap Syawaluddin saat ditemui di kediamannya, Rabu (24/6/2026).
Sang ayah juga mengatakan selama mengikuti pelatihan di Jakarta, Novia masih aktif berkomunikasi dengan orang tua dan saudara-saudaranya di Padangsidimpuan.
Bahkan, sekitar dua hari sebelum kabar duka diterima, ia masih sempat berbincang melalui sambungan telepon dengan keluarganya.
“Masih sempat menelepon keluarga. Saat itu tidak ada keluhan yang disampaikan.
Karena itu kami benar-benar tidak menyangka akan menerima kabar seperti ini,” ujarnya.
Kabar duka kembali berembus dari Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Calon manajer Kopdes Merah Putih yang meninggal dunia saat mengikuti pelatihan militer ini bertambah lagi. Total sudah lima orang meninggal.
Keterangan tersebut disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Mayjen Ketut Gede Wetan Pastia dalam keterangan pers di Balai Media Kemhan, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).
Ketut menjelaskan peserta kelima yang meninggal adalah Nola Diasari dari Satuan Pendidikan Dodik Bela Negara Kalimantan.
Pada Jumat (26/6/2026), Nola masih mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas.
Sekitar pukul 18.45 WIB, Nola mulai mengeluhkan sesak napas disertai demam. Nola kemudian dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Singkawang.
Kondisinya makin memburuk sehingga kembali dirujuk ke RSUD Abdul Aziz Singkawang. Nahas, Nola mengalami henti jantung dan dinyatakan meninggal pukul 21.03 WIB.
Kemhan menyebut Nola telah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan sebelum mengikuti pendidikan, meski memiliki catatan kelebihan berat badan. Saat ini, evaluasi medis masih dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kondisi yang dialaminya.
Kematian Nola menambah panjang daftar calon manajer Kopdes Merah Putih yang meninggal saat mengikuti Latsarmil. Berikut daftarnya:
1. Yonanda Muhammad Taufiq (meninggal 17 Juni 2026 akibat henti jantung di Baturaja).
2. Anisa Muyassaroh (meninggal 18 Juni 2026 akibat heat stroke di Balikpapan)
3. Novia Rahmadhani Sihotang (meninggal 23 Juni 2026 akibat tuberkulosis di Jakarta). Novia merupakan warga Padangsidimpuan, Sumatra Utara (Sumut).
4. Muhammad Rifki Renaldi Gunawan (meninggal Jumat, 26 Juni 2026 pukul 00.28 WIB di Jakarta)
5. Nola Diasari (meninggal Jumat 26 Juni 2026 pukul 21.03 WIB di Singkawang, Kalimantan Barat)
Sumber: Tribun