Lokal Tersingkir! Sosok Luke Thomas Mahony, Bule Yang Langsung Jadi Bos BUMN PT DSI, Istimewanya Apa Sih?

DEMOCRAZY.ID – Warga Negara Asing (WNA) asal Australia Luke Thomas Mahony ditunjuk menjadi bos salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Luke Thomas Mahony resmi menduduki jabatan Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI).

PT DSI merupakan perusahaan BUMN baru di sektor ekspor yang berada di bawah Danantara.

Penunjukan ini terjadi di tengah penerapan aturan baru BUMN yang membuka ruang bagi profesional asing dalam kondisi tertentu, terutama untuk kebutuhan kompetensi strategis di sektor perdagangan dan ekspor komoditas.

Kebijakan tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai sejauh mana prinsip prioritas sumber daya manusia Indonesia tetap berlaku dalam struktur kepemimpinan BUMN yang selama ini umumnya mengutamakan warga negara Indonesia.

PT DSI sendiri dibentuk untuk memperkuat ekspor komoditas Indonesia di pasar global.

Namun, penempatan WNA di posisi puncak kembali memunculkan diskusi soal batas fleksibilitas rekrutmen direksi BUMN dalam kerangka regulasi baru tersebut.

Lalu Siapa Luke Thomas Mahony?

Berdasarkan informasi dari akun Linkedin pribadi Luke Thomas Mahony adalah seorang eksekutif pertambangan berpengalaman.

WN Australia itu memiliki rekam jejak di tambang terbuka (open cut) maupun bawah tanah (underground) pada berbagai komoditas dan wilayah lintas benua.

Luke Thomas menggambarkan dirinya memiliki kemampuan komersial yang kuat, dengan keahlian di bidang manajemen risiko, pengelolaan operasional, perencanaan, teknik, proyek, keberlanjutan, evaluasi investasi, serta strategi bisnis.

Ternyata bukan kali ini saja Luke Thomas berkarir di Indonesia.

Sebelumnya Luke Thomas lama berkarir di PT Vale Indonesia.

PT Vale Indonesia Tbk (IDX: INCO) adalah perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi asal Brasil yang beroperasi di Indonesia.

PT Vale Indonesia bukanlah BUMN secara penuh, melainkan perusahaan terbuka (Tbk) yang dikendalikan melalui kolaborasi antara negara dan swasta asing.

Pemerintah Indonesia memiliki pengaruh yang kuat melalui Holding BUMN Industri Pertambangan yaitu MIND ID, yang kini menjadi pemegang saham pengendali terbesar.

Struktur kepemilikan saham PT Vale Indonesia Tbk saat ini:MIND ID (BUMN) memegang 34,19 persen saham.

Luke Thomas Mahony Memulai karier pada level general manager pada 2014, sampai menjadi Chief Strategy and Technical Officer sejak 2024.

Namun kini WNA itu menjadi bos di BUMN yang menangani eksportir untuk komoditas minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi atau ferro alloy.

Luke Thomas merupakan alumnus University of South Wales dari mulai S1 dan S2 Teknik Pertambangan, hingga S2 Commerce bagian Keuangan.

Luke menamatkan kuliah S1-nya di Mining Enginering di University of New South Wales pada 1999 sampai 2002.

Ia kemudian melanjutkan kuliah di kampus yang sama dan meraih gelar Master di Commerce-Finance pada 2004.

Penunjukkan Luke sehubungan dengan penerbitan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam oleh Presiden Prabowo Subianto.

Aturan itu menempatkan PT DSI sebagai eksportir tunggal untuk komoditas minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi atau ferro alloy.

Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebut penunjukan Luke Thomas didasarkan pada kebutuhan spesifik di sektor perdagangan komoditas, terutama mineral.

Luke memiliki rekam jejak di industri pertambangan global, termasuk pernah menjabat Direktur sekaligus Chief Strategy and Technical Officer di PT Vale Indonesia Tbk, dengan fokus pada strategi bisnis dan operasional.

“Kita melihat track record dan pemahaman di bidang tersebut. Pengalaman di perusahaan multinasional seperti Vale juga menjadi pertimbangan,” ujar Rosan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya