Kebohongan Publik Terbongkar? Mohamad Sobary Skakmat Klaim Gus Dur Soal Prabowo Ikhlas: Tak Ada Kitabnya, Itu Karangan!

DEMOCRAZY.ID – Klaim bahwa mendiang Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pernah menyebut Prabowo Subianto sebagai ‘orang paling ikhlas di Indonesia’ mendapat bantahan keras dari peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Mohamad Sobary, yang dikenal dekat dengan almarhum.

Dalam wawancara di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Sobary menegaskan dirinya tidak pernah mendengar langsung Gus Dur melontarkan pujian semacam itu kepada Prabowo.

“Saya tidak pernah mendengar beliau mengatakan itu. Tidak pernah mendengar. Karena itu bagi saya sesuatu yang tidak mungkin. Mustahil Gus Dur mengatakan Prabowo orang ikhlas. Itu sangat mustahil,” ujar Sobary dalam podcast Madilog, dikutip Jumat (15/5/2026).

Pernyataan tersebut merespons klaim yang sebelumnya disampaikan mantan juru bicara Gus Dur, Adhie Massardi.

Meski mengaku menghormati Adhie, Sobary tetap menilai ucapan itu sulit dipercaya jika dikaitkan dengan cara pandang Gus Dur terhadap militer Orde Baru.

“Mana ada militer yang bisa disebut orang ikhlas? Beliau tidak selalu membenci militer. Yang dibenci itu militerisme oleh Gus Dur,” katanya.

Sobary juga mengungkap hubungan Gus Dur dengan kalangan militer pada masa lalu tidak selalu harmonis.

Ia menyebut Gus Dur pernah mengalami pencekalan di sejumlah daerah oleh aparat pada era tersebut.

“Dalam konteks semacam itu, akan mustahil Gus Dur memuji-muji mengatakan ikhlas. Wah itu mustahil,” tegasnya lagi.

Menurut Sobary, sosok Prabowo yang lahir dari lingkungan militer Orde Baru bertolak belakang dengan nilai keikhlasan yang dipahami Gus Dur.

Ia bahkan menyinggung konsep dalam hadis mengenai pentingnya kredibilitas seorang penyampai pesan.

“Tidak mungkin Prabowo kok dikenal sebagai kalangan pemimpin yang ikhlas itu… itu tidak ada bukunya, Bung. Tidak ada kitabnya mengenai Prabowo orang ikhlas. Kalau umpamanya mau bicara tentang Buya Hamka, itu orang ikhlas, itu agak mudah diterima,” ucap Sobary.

Soroti Ambisi Politik Prabowo

Selain membantah klaim tersebut, Sobary juga menyinggung perjalanan politik Prabowo yang menurutnya sarat ambisi untuk menjadi presiden.

“Beliau itu sangat besar ambisinya untuk menjadi presiden. Sekarang sudah tercapai. Dengan segala cara tapi,” katanya.

Ia juga menyindir pilihan pasangan wakil presiden Prabowo dalam Pilpres lalu, tanpa menyebut nama secara langsung.

“Segala cara itu termasuk membolehkan orang kayak begitu menjadi pasangan untuk wapresnya,” ujarnya.

Menurut Sobary, jika seseorang benar-benar ikhlas untuk bangsa, maka ia akan memilih pasangan politik yang memiliki legitimasi kuat secara sosial, politik, dan intelektual.

“Kalau dia seorang yang ikhlas, ikhlas untuk bangsa, pasti yang dicari pasangan yang keren supaya bersama beliau sendiri bisa bekerja melaksanakan agenda-agenda,” sindirnya.

Sebut Gus Dur Sosok Blak-blakan

Sobary juga menepis anggapan bahwa ucapan “orang paling ikhlas” itu mungkin merupakan sindiran halus dari Gus Dur kepada Prabowo.

Menurutnya, Gus Dur dikenal sebagai sosok yang berbicara secara terbuka dan tidak gemar memakai simbol atau pesan terselubung.

“Gus Dur blak-blakan. Letterlijk apa adanya. Mentah. Frankly, terbuka. Tidak perlu simbolis-simbolis, tidak perlu. Karena makin simbolik, makin orang menjadi tidak paham apa yang dimaksud,” jelasnya.

Ia menegaskan, Gus Dur bukan tipe tokoh yang menggunakan diplomasi berlapis untuk menyampaikan kritik ataupun pujian.

“Gus Dur tidak akan pernah berdiplomasi mengatakan itu. Tidak akan pernah. Meskipun kata Adhie Massardi begitu. Saya tahu psikologi Gus Dur lebih baik dari beberapa kalangan,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Sobary memilih menganggap klaim tersebut tidak pernah ada agar tidak membebani nama Gus Dur.

“Bagi saya, dari dulu berkali-kali mendengar hal ini, lebih baik dianggap tidak ada saja. Supaya tidak membebani Gus Dur. Gus Dur dimusuhi militerisme dan beberapa tokoh militer. Nah Prabowo termasuk yang begitu,” pungkasnya.

Sumber: Suara

Artikel terkait lainnya