Bukan Hanya Soal Agama, Ini Penghinaan Kemanusiaan! Lihat Cara Tentara Israel Mengolok-Olok Patung Bunda Maria

DEMOCRAZY.ID – Aksi biadab tentara Israel tidak hanya menargetkan simbol-simbol agama Islam, tetapi juga simbol sakral di agama Kristen.

Media sosial dipenuhi kemarahan setelah beberapa akun Israel menyebarkan foto yang memperlihatkan seorang tentara Israel sedang merokok dan memasukkan sebatang rokok ke dalam mulut patung Bunda Maria di Lebanon Selatan.

Foto ini muncul beberapa pekan setelah beredarnya foto sebelumnya yang memperlihatkan seorang tentara Israel menghancurkan patung Yesus di Lebanon juga.

Menurut informasi yang beredar di media sosial, foto tersebut diambil di kota Dabl, Distrik Bint Jbeil, Lebanon selatan, dan diduga diunggah ke media sosial oleh para tentara yang terlibat dalam insiden tersebut.

Seiring dengan penyebaran foto tersebut, kemarahan dan perdebatan melanda media sosial terkait perilaku tentara Israel, serta tuduhan bahwa mereka menargetkan tempat-tempat suci dan simbol-simbol keagamaan.

Para aktivis menilai bahwa kejadian tersebut merupakan serangan baru terhadap umat Kristen di Lebanon Selatan, dalam kurun waktu kurang dari dua pekan, muncul foto seorang tentara Israel yang menghina patung Bunda Maria dan menaruh rokok di mulutnya.

Sebuah adegan yang digambarkan sebagai tindakan provokatif dan menghina semua nilai agama dan kemanusiaan.

Beberapa di antaranya mengatakan bahwa tempat-tempat suci bukanlah arena untuk ejekan, dan diam terhadap tindakan semacam ini berarti ikut serta di dalamnya.

Apa yang terjadi bukanlah hal sepele melainkan pesan yang jelas tentang sejauh mana penghinaan terhadap kesucian simbol-simbol agama di wilayah selatan.

Sementara itu, surat kabar Israel Yedioth Ahronoth menggambarkan foto tersebut sebagai skandal baru di Lebanon setelah beredarnya foto yang memperlihatkan seorang tentara Israel mencoba memasukkan rokok ke dalam mulut patung yang menggambarkan Bunda Maria.

Dalam komentar pertama dari pihak Israel, juru bicara militer Israel, Ella Wawaya, mengatakan bahwa militer memandang insiden ini dengan sangat serius, dan menegaskan bahwa tindakan prajurit tersebut sepenuhnya menyimpang dari nilai-nilai yang diharapkan dari anggota Angkatan Pertahanan Israel.

Dia menambahkan, pemeriksaan awal menunjukkan bahwa foto tersebut diambil beberapa pekan yang lalu, dan insiden ini akan diselidiki, serta tindakan kepemimpinan dan disiplin akan diambil terhadap prajurit tersebut sesuai dengan hasil penyelidikan.

Dia menegaskan Tentara Israel menghormati kebebasan beragama dan beribadah, serta tempat-tempat suci dan simbol-simbol keagamaan dari semua agama dan aliran.

Beberapa pengikut menanggapi pernyataan militer Israel dengan mengatakan: “Kalian pembohong, kalian menghancurkan sebuah gereja di selatan Lebanon dengan buldoser, dan mengebom sebuah gereja di Gaza saat umat Kristen sedang beribadah, yang mengakibatkan tewasnya beberapa di antara mereka.

Di Betlehem, umat Kristen menjadi sasaran serangan setiap hari di bawah naungan Itamar Ben-Gvir, Menteri Keamanan Nasional.”

Yang lain menambahkan bahwa tidak ada realitas yang memungkinkan pendudukan dilakukan tanpa mengorbankan kemanusiaan dan moral.

Sumber: Republika

Artikel terkait lainnya