DEMOCRAZY.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan agar ketua umum partai politik paling lama menjabat sebagai pucuk pimpinan selama maksimal dua periode.
Usulan pembatasan masa jabatan ketum partai politik itu disampaikan Direktorat Monitoring KPK dalam kajiannya terkait tata kelola partai politik, yang menemukan bahwa belum ada standar sistem kaderisasi yang terintegrasi.
“Untuk memastikan berjalanya kaderisasi, perlu pengaturan batas kepemimpinan ketua umum partai maksimal 2 kali periode masa kepengurusan,” demikian keterangan Direktorat Monitoring KPK pada Rabu (22/4/2026).
Di Indonesia, setidaknya terdapat lima nama yang paling lama menduduki jabatan ketua umum partai politik.
Bahkan salah satunya sudah menjabat 26 tahun sebagai ketua umum partai politik.
Berdasarkan catatan, berikut lima ketua umum partai politik dengan masa jabatan paling lama:
Nama ketua umum partai politik yang paling lama menjabat adalah Megawati Soekarnoputri, yakni selama 26 tahun.
Megawati telah memimpin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) selama 26 tahun, sejak pertama kali ditetapkan sebagai Ketua Umum pada periode 1999–2003.
Saat itu, PDI-P baru saja resmi berdiri pada 1 Februari 1999 setelah mengalami dualisme dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) era 1993–1999.
Kata “Perjuangan” kemudian ditambahkan oleh Megawati untuk membedakan partai ini dari PDI sebelumnya.
Masa jabatannya sebagai ketua umum akan terus bertambah, setelah PDI-P mengukuhkan Megawati sebagai ketua umum periode 2025-2030 dalam Kongres ke-6 PDI-P yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Jumat (1/8/2025).
Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin telah menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sejak 2005.
Setelah PKB dideklarasikan pada 23 Juli 1998, Cak Imin turut aktif dan menjabat sebagai Sekjen (2000–2005), sebelum akhirnya menjadi ketua umum.
Sama seperti Megawati, masa jabatannya sebagai Ketua Umum PKB akan bertambah setelah namanya terpilih secara aklamasi sebagai pimpinan tertinggi untuk periode 2024-2029.
Yusril Ihza Mahendra juga merupakan salah satu tokoh nasional yang masuk sebagai ketua umum partai politik terlama.
Namanya pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) selama total 16 tahun, yang dimulai pada periode 1998-2004.
Setelah itu, Yusril kembali ditunjuk sebagai Ketua Umum PBB untuk periode 2014–2019 dan 2019–2024.
Masa kepemimpinannya di PBB berakhir pada 18 Mei 2024, di mana ia digantikan oleh Fahri Bachmid yang ditunjuk sebagai Pj Ketua Umum dalam Sidang Musyawarah PBB di Jakarta.
Surya Paloh merupakan nama keempat yang terlama menjadi ketua umum partai politik. Di Partai Nasdem, ia merupakan ketua umum saat masih berbentuk organisasi kemasyarakatan pada 1 Februari 2011.
Setelah itu, organisasi kemasyarakatan Nasdem resmi menjadi partai politik dan menggelar Kongres pertamanya pada 25–26 Januari 2013.
Forum tersebut sekaligus menetapkan Surya Paloh sebagai ketua umum secara aklamasi dan masih terus memimpin
Nama terakhir adalah Prabowo Subianto, yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sejak 2014.
Prabowo pertama kali ditetapkan sebagai ketua umum dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Cibinong, Jawa Barat, pada 20 September 2014.
Ia menggantikan Suhardi, ketua umum Partai Gerindra sebelumnya yang wafat pada 28 Agustus 2014.
Nama Prabowo sendiri merupakan salah satu tokoh penting dari Partai Gerindra yang berdiri pada 6 Februari 2008.
Sumber: Kompas