DEMOCRAZY.ID – EKO PANJUL alias Eko Sulistyo akhirnya ditangkap setelah sekian lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Penangkapan ini bukan akhir dari cerita, melainkan awal dari babak yang paling menentukan.
Banyak pengamat politik yang selama ini mengikuti kasus ini menyatakan dengan tegas:
“Jika Eko Panjul memang terlibat, maka pengakuannya akan menjadi bom waktu terbesar dalam sejarah politik Indonesia modern.”
Karena di balik ijazah yang digunakan Jokowi saat pencalonan, diduga ada rekayasa dokumen dan penggunaan foto Dumatno Budi Utomo — sepupu dari Jokowi sendiri — sebagai pengganti wajah asli.
Sekarang semua mata tertuju pada proses hukum yang akan berlangsung:
Apakah foto sepupu benar-benar dipakai untuk ijazah calon presiden?
Dan apa implikasinya terhadap legitimasi kekuasaan selama dua periode pemerintahan Jokowi?
Ini bukan lagi soal membela atau menyerang seseorang. Ini adalah ujian bagi negara hukum Indonesia: apakah kita berani menghadapi kebenaran, sekecil atau sebesar apapun itu?
Penangkapan Eko Panjul hari ini membuktikan satu hal — kebenaran sulit disembunyikan selamanya.
Sekarang giliran aparat penegak hukum bekerja dengan jujur, transparan, dan tanpa intervensi politik.
Rakyat Indonesia berhak tahu kebenaran yang utuh. Karena hanya dengan kejujuran, bangsa ini bisa melangkah maju dengan kepala tegak.
Terima kasih telah menyimak narasi opini ini hingga akhir. Mari kita kawal proses ini bersama dengan akal sehat dan hati yang jernih.
Indonesia milik kita semua.