DEMOCRAZY.ID – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyampaikan pembelaan terbuka terhadap mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) di tengah berbagai upaya yang dinilainya sebagai serangan karakter terhadap sosok senior bangsa tersebut.
Dalam pernyataannya, Dino menegaskan bahwa dirinya bukan bagian dari kelompok politik JK.
Namun, ia mengaku telah mengenal Jusuf Kalla sejak tahun 2003, saat dirinya menjabat sebagai direktur di Kementerian Luar Negeri dan JK menjabat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat.
“Saya bukan orang Pak JK. Tapi saya sudah mengenal Pak Jusuf Kalla sejak tahun 2003, ketika saya direktur di Kemlu dan beliau menjabat Menko Kesra. Sejak itu sering berurusan dengan beliau. Saya suka berdiskusi dan berbeda pendapat dengan beliau. Dan naluri beliau sering benar,” ujar Dino, Minggu (19/4/2026).
Menurut Dino, pengalamannya berinteraksi langsung dengan Jusuf Kalla selama lebih dari dua dekade membuatnya sangat memahami karakter dan integritas mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.
Ia bahkan menegaskan keyakinannya secara penuh bahwa Jusuf Kalla adalah sosok yang berhati bersih, tidak pernah menyimpan niat buruk kepada siapa pun, serta memiliki komitmen tulus terhadap bangsa dan negara.
“Saya yakin 1000 persen Pak JK orang baik yang berhati bersih, tidak pernah licik dan dendam, tidak pernah menjahati atau mencelakakan orang, dan punya komitmen yang murni pada bangsa dan negara,” tegasnya.
Dino juga menyebut JK sebagai negarawan sejati yang selama ini konsisten menjadi pembela demokrasi dan stabilitas nasional.
Menurutnya, Jusuf Kalla tidak pernah berpikir sempit atau bertindak dengan intrik politik murahan.
“Beliau negarawan sejati dan pembela demokrasi yang tulus. Tidak kerdil dan penuh akal bulus seperti orang-orang yang sekarang sedang mencoba melakukan character assassination dan mencelakakan beliau,” lanjut Dino.
Pernyataan Dino Patti Djalal ini menjadi sorotan publik karena muncul di tengah meningkatnya dinamika politik nasional yang menyeret nama JK dalam berbagai isu strategis.
Sebagai tokoh senior dengan pengalaman panjang di pemerintahan, JK dinilai masih memiliki pengaruh besar dalam percaturan politik nasional.
Dukungan terbuka dari Dino sekaligus memperlihatkan bahwa di tengah berbagai serangan politik, reputasi JK sebagai tokoh bangsa masih mendapat pembelaan dari banyak kalangan, termasuk diplomat senior yang pernah bekerja dekat dengannya.
Bagi Dino, rekam jejak dan integritas JK tidak dapat dihapus hanya oleh manuver politik sesaat.
Ia menegaskan bahwa sejarah akan mencatat siapa yang benar-benar bekerja untuk bangsa dan siapa yang hanya sibuk membangun fitnah politik.
Sumber: MoneyTalk