Resmi Dirilis! Ini 200 Lawyer ‘Paling Berpengaruh’ di Indonesia 2026

DEMOCRAZY.ID – Gelombang transformasi hukum menjadi momentum bagi Hukumonline untuk kembali menghadirkan publikasi prestisius yang menyoroti figur paling berpengaruh di kalangan advokat.

Melalui ‘The 200 Club: Indonesia’s Most Influential Lawyers 2026″, Hukumonline merilis daftar 200 pengacara yang dinilai berkontribusi dan berpengaruh signifikan terhadap perkembangan serta transformasi hukum di Indonesia. Yakni melalui praktik profesional maupun peran strategis dalam pembaruan kebijakan dan tata kelola hukum.

Editor in Chief Hukumonline Fathan Qorib mengatakan, tujuan utama penyusunan ‘The 200 Club: Indonesia’s Most Influential Lawyers 2026’ memberikan apresiasi atas profesionalisme dan dedikasi para lawyer Indonesia.

Tak sekadar daftar nama, publikasi ini diharapkan menjadi refleksi atas peran strategis advokat dalam mendorong reformasi hukum serta perubahan bermakna dalam sistem hukum nasional. Termasuk dampak langsungnya terhadap masyarakat luas.

“Meskipun baru tahun kedua, penghargaan ini dipercaya dapat menjadi barometer untuk mengetahui individu pengacara yang terbaik di Indonesia. Dengan penghargaan ini, para pengacara diharapkan bisa memberikan kualitas pelayanan terbaiknya sehingga pencarian keadilan bisa terwujud,” ujar Fathan, Rabu (25/2/2026).

Mau tahu deretan The 200 Club: Indonesia’s Most Influential Lawyers 2026, silakan klik disini.

Advokat yang masuk dalam jajaran paling berpengaruh ini diharapkan menjadi pilar dalam menegakkan supremasi hukum sekaligus memastikan hukum berjalan secara adil dan berpihak pada keadilan masyarakat Indonesia.

Peran tersebut tidak berhenti pada keberhasilan mewakili klien, tapi mencakup kontribusi nyata dalam membangun sistem hukum yang lebih baik, efisien, dan berintegritas.

Para advokat dalam daftar ini diharapkan mampu memantik diskusi tentang pembaruan sistem hukum nasional, menjadi teladan (role model) dalam praktik profesional, serta mendorong kolaborasi strategis antar praktisi.

Selain itu, mereka memikul tanggung jawab moral sebagai Most Influential Lawyers untuk berkontribusi pada pengembangan pendidikan dan penelitian hukum di Indonesia.

Para advokat di dalam daftar ini, diharapkan mampu memantik diskusi luas mengenai pembaruan sistem hukum nasional, menjadi teladan (role model) dalam praktik profesional, serta mendorong kolaborasi strategis di antara para praktisi hukum.

Lebih jauh, kontribusi terhadap pengembangan pendidikan dan penelitian hukum di Indonesia menjadi bagian penting dari tanggung jawab moral sebagai Most Influential Lawyers.

Fathan menegaskan, ‘The 200 Club: Indonesia’s Most Influential Lawyers 2026’ hadir sebagai pengingat akan esensi sejati profesi pengacara, di tengah sorotan publik terhadap aspek etika.

Hukumonline berharap dapat terus memantik diskusi, refleksi, dan aksi nyata dalam memperkuat peran pengacara sebagai pilar utama dalam sistem hukum yang adil dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Melalui The 200 Club, Hukumonline ingin menegaskan kembali bahwa sejatinya profesi ini harus menjunjung tinggi kehormatan serta integritas,” pungkasnya.

Pada akhirnya, pengaruh yang dimiliki tidak semata-mata diarahkan untuk kepentingan klien, tetapi juga diwujudkan melalui tanggung jawab yang lebih luas terhadap kepentingan publik, termasuk menghadirkan pendampingan hukum yang berkualitas, baik dalam ranah litigasi maupun non-litigasi, dengan tetap menjunjung tinggi etika profesi.

Sumber: HukumOnline

Artikel terkait lainnya