DEMOCRAZY.ID – Bahlil Lahadalia (selaku Menteri Investasi/Kepala BKPM saat itu) memindahkan proyek industri pupuk dari Teluk Bintuni ke Fakfak di Papua Barat pada 2022.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menghitung potensi kerugian negara hingga Rp 2,9 triliun.
Berikut adalah poin-poin utama terkait isu tersebut:
Pemerintahan Prabowo Subianto akan mengeksekusi proyek kawasan industri pupuk Fakfak yang direncanakan Presiden Joko Widodo pada 2023. Nilai investasinya lebih dari Rp 26 triliun.
Berada di area 2.000 hektare pusat industri pupuk ini berganti lokasi tiga kali.
Bahlil Lahadalia, saat menjabat Menteri Investasi, dua kali memindahkannya dari Teluk Bintuni.
Audit BPK menemukan pemindahan pabrik pupuk ke kampung Bahlil itu merugikan keuangan negara. Juga sarat konflik kepentingan.
KPK mulai memantau “olah-olah” Bahlil dan perusahaannya di proyek pupuk Fakfak ini.
SELENGKAPNYA BACA DI MAJALAH TEMPO EDISI TERBARU (19 Januari 2026)