DEMOCRAZY.ID – Hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 Jokowi tampaknya sedang tegang.
Itu kata atau penilaian peneliti dari Citra Institute Efriza.
“Tidak retak (hubungan Prabowo dengan Jokowi), tetapi jika ada sedikit ketegangan adalah hal yang biasa,” ujarnya.
Menurut Efriza, Prabowo pengin menunjukkan ketegasannya dan tak mau punya pembantu dengan loyalitas ganda.
“Hubungan Prabowo dengan Jokowi tidaklah benar-benar memburuk, sekadar dinamika politik saja, jalan keluar selalu berusaha dicari bersama oleh keduanya,” kata Efriza.
Dia menilai, dinamika reshuffle merupakan salah satu alat Prabowo dan Jokowi mencari jalan keluar.
Menurutnya, Prabowo mengurungkan niatnya mengganti dua orang ‘kepercayaan’ Jokowi, yakni Budi Gunadi Sadikin (Menkes) dan Tito Karnavian (Mendagri).
Namun, Prabowo menambah wakil menteri di bawah Budi dan Tito, yakni Wamenkes Benjamin Paulus dan Wamendagri Akhmad Wiyagus.
“Mereka dibantu dan sekaligus diawasi oleh orang-orang yang diyakini bisa dipercaya oleh Prabowo, sehingga demikian Tito dan Budi Gunadi tidak direshuffle, hanya peran dan kerjanya tidak lagi sebesar dulu,” lanjutnya.
Dia menilai hal itu menunjukkan Budi Gunadi dan Tito masih tetap dipercaya, tetapi tidak sepenuhnya lagi seperti dahulu.
“Ini diyakini terjadi dari pertemuan Jokowi dengan Presiden Prabowo yang isi pembicaraannya tidak dijelaskan gamblang, tetapi hanya diungkapkan berbincang memberikan saran dan tukar pikiran, hal ini menguatkan situasi reshuffle hari ini,” kata Efriza.
Saat disinggung hubungan Prabowo dan Megawati, Efriza menjelaskan hubungan keduanya masih hangat.
“Hanya saja Prabowo sudah lebih tegas dan rasional. PDIP tidak lagi terlalu diharapkan bersama di kabinet, tetapi tetap mendukung pemerintahan dan kebijakannya,” ujarnya.
Dia meyakini sikap yang sama juga ditunjukkan Prabowo dalam hubungannya dengan Jokowi.
“Prabowo juga semakin tegas bahwa orang-orang kepercayaan Jokowi tidak direshuffle, tetapi orang-orang kepercayaan prabowo mulai “mengawasi” kerja mereka,” kata Efriza.
Sumber: JPNN