DEMOCRAZY.ID – Perseteruan lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali menjadi sorotan publik.
Di tengah ramainya pembahasan mengenai konflik rumah tangga keduanya di masa lalu, muncul sebuah pengakuan dari sosok yang mengaku sebagai mantan guru Sekolah Dasar putra-putra mereka, Al Ghazali dan El Rumi.
Kesaksian tersebut viral usai dibagikan ulang di media sosial dan memicu simpati publik.
Sang mantan guru mengungkap bahwa Al dan El ternyata mengalami tekanan psikologis cukup berat ketika konflik perceraian kedua orang tuanya menjadi konsumsi publik bertahun-tahun lalu. Scroll lebih lanjut yuk!
Cerita itu bermula saat El Rumi kembali menjadi sasaran komentar negatif netizen yang menilai dirinya kerap terlihat bengong atau planga-plongo.
Seorang mantan tenaga pendidik itu kemudian mencoba memberikan sudut pandang berbeda mengenai kondisi mental anak-anak tersebut saat masih kecil.
“Yang ngatain El plonga-plongo. Let me say, saya pernah ngajar di SD tempat anak-anak Dhani dan Maia sekolah. Kalau Dul saya nggak kenal, karena udah resign. Tapi Al, El saya tau banget. Mereka cilik, orangtuanya ribut besar,” tulis akun @intan_ir yang diunggah ulang oleh akun TikTok @suchhhlive, dikutip Kamis 7 Mei 2026.
Menurut pengakuan tersebut, kehidupan Al dan El di sekolah kala itu jauh dari kata nyaman.
Konflik rumah tangga kedua orang tua mereka disebut berdampak langsung terhadap aktivitas belajar dan keseharian mereka sebagai anak-anak.
Sang guru mengungkap bahwa kehadiran media hampir setiap hari di sekolah membuat privasi keduanya terganggu.
Bahkan, Al dan El disebut harus menggunakan jalur alternatif agar terhindar dari sorotan wartawan.
“Media tiap hari banget ada di sekolah, sampai mereka masuk/keluar sekolah lewat jalan tikus. Kalau bapaknya lagi ‘kumat’ nggak masuk sekolah karena nggak boleh berangkat sama bapaknya. Rapot nggak pernah diambil orangtua langsung,” ujarnya.
Tak hanya itu, mantan guru tersebut juga menilai kondisi pengasuhan yang tidak stabil membuat Al dan El kesulitan berkembang secara akademis.
Ia merasa tekanan emosional yang dialami dua anak tersebut terlalu besar untuk usia mereka saat itu.
“Mereka nggak punya pengasuhan yang stabil, mau pintar akademis juga susah, nggak gila aja menurut gue udah alhamdulillah,” imbuhnya.
👇👇
@cippuuyyy23 #elrumi #duljaelani #alghazali #aleldul #syifahadju ♬ suara asli – mon – moonday
Pernyataan tersebut langsung memancing reaksi emosional dari banyak netizen.
Banyak yang mengaku baru memahami alasan di balik sikap Al dan El yang kerap terlihat pendiam atau canggung di depan publik.
Komentar lain juga memuji bagaimana ketiga putra Maia Estianty akhirnya tumbuh menjadi pribadi yang dinilai sopan dan bertanggung jawab meski dibesarkan dalam situasi keluarga yang penuh sorotan publik.
Di tengah ramainya perbincangan tersebut, Maia Estianty diketahui turut membagikan ulang unggahan itu melalui akun media sosialnya.
Banyak netizen menduga Maia merasa tersentuh dengan kesaksian mantan guru yang pernah menyaksikan langsung perjuangan anak-anaknya menghadapi masa sulit di tengah konflik keluarga yang begitu terbuka di hadapan publik.
Sumber: VIVA