SERAM! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

DEMOCRAZY.ID – Pemerintah Amerika Serikat mulai menyelidiki serangkaian kasus kematian dan hilangnya ilmuwan dalam beberapa tahun terakhir.

Gedung Putih meminta aparat federal, termasuk FBI, untuk menelusuri kemungkinan adanya keterkaitan antar kasus tersebut.

Presiden AS, Donald Trump, mengakui pihaknya tengah mencermati situasi ini secara serius.

Trump berharap insiden tersebut hanyalah kebetulan semata, meski mengakui beberapa korban merupakan sosok penting di bidangnya.

“Saya harap ini hanya kebetulan. Ini hal yang cukup serius. Beberapa dari mereka adalah orang-orang yang sangat penting,” ujar Trump dilansir dari USA Today.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, memastikan investigasi dilakukan secara menyeluruh.

Leavitt menegaskan pemerintah akan bekerja sama dengan berbagai lembaga terkait dan tidak akan melewatkan satu pun petunjuk.

Kasus ini mencuat di tengah maraknya spekulasi publik dan laporan media yang simpang siur.

Penelusuran terhadap data terbuka menemukan setidaknya 10 kasus kematian atau hilangnya individu yang memiliki kaitan dengan komunitas ilmiah di AS.

Namun, hubungan antar kasus tersebut belum sepenuhnya jelas.

Latar belakang korban serta kondisi kejadian sangat beragam, sehingga menyulitkan penarikan kesimpulan awal.

Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah hilangnya William Neil McCasland, mantan jenderal Angkatan Udara AS.

William Neil McCasland dilaporkan menghilang dari kediamannya di Albuquerque pada Februari lalu.

Pihak berwenang sempat mengeluarkan Silver Alert karena McCasland diketahui memiliki masalah kesehatan tertentu.

Meski demikian, penyelidik menyebut tidak ada indikasi tindak kriminal dalam tahap awal penyelidikan.

McCasland sendiri pernah memimpin program sains dan teknologi di Angkatan Udara AS sebelum pensiun pada 2013.

William Neil McCasland juga pernah terlibat dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan fenomena udara tak dikenal pada era sebelumnya.

Tak hanya McCasland yang hilang misterius dan jadi tanda tanya publik.

Salah satu kontraktor dengan izin keamanan tingkat tinggi, Steven Garcia juga dilaporkan menghilang pada 28 Agustus 2025 di Albuquerque, New Mexico.

Melansir dari laporan The Economic Times, korban terakhir terlihat meninggalkan rumah dengan berjalan kaki sambil membawa pistol, tanpa tanda-tanda jelas ke mana tujuannya.

Menurut laporan, Garcia bekerja di Kansas City National Security Campus (KCNSC), fasilitas penting yang memproduksi lebih dari 80 persen komponen non-nuklir untuk senjata nuklir AS.

Sumber anonim menyebut perannya sangat krusial karena mengawasi aset bernilai puluhan hingga ratusan juta dolar.

“Posisinya sangat tinggi, mengelola berbagai aset penting, sebagian bersifat rahasia,” ujar sumber tersebut.

Namun, pihak berwenang memperingatkan bahwa Garcia mungkin berbahaya bagi dirinya sendiri.

Meski demikian, sumber lain membantah dugaan bahwa Garcia mengalami gangguan mental atau berniat bunuh diri.

Hingga kini, FBI dan Departemen Energi AS masih terus mengumpulkan informasi tambahan.

Pemerintah berjanji akan mengungkap fakta di balik rangkaian kasus misterius yang memicu kekhawatiran luas ini.

Sumber: Suara

Artikel terkait lainnya