DEMOCRAZY.ID – Laporan ancaman bom dilaporkan terjadi di rumah saudara laki-laki Paus Leo XIV pada Rabu malam (15/4).
Informasi tersebut disampaikan Departemen Kepolisian New Lenox dan dikutip NewsNation pada Kamis (16/4/2026).
Pihak kepolisian menyebut, laporan ancaman tersebut diduga tidak berdasar.
Tidak ada korban luka maupun kerusakan yang dilaporkan dalam peristiwa itu.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya sorotan terhadap Paus Leo XIV dalam dinamika politik Amerika Serikat.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump melontarkan kritik terhadap Paus melalui unggahan di platform Truth Social.
Dalam pernyataannya, Trump menyinggung posisi Paus Leo XIV yang dianggap berseberangan dengan kebijakan pemerintahannya, bahkan menyebut tidak memerlukan keberadaan pemimpin Gereja Katolik tersebut dalam konteks politik AS.
Trump juga menyebut lebih menyukai saudara Paus, Louis, yang menurutnya memiliki pandangan sejalan dengan ideologi Make America Great Again (MAGA).
Di sisi lain, Paus Leo XIV sebelumnya diketahui mengkritik kebijakan Amerika Serikat terkait Iran.
Ia menilai ancaman terhadap rakyat Iran tidak dapat dibenarkan.
Ketegangan pernyataan tersebut turut berlanjut setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyerukan doa bagi personel militer.
Menanggapi hal itu, Paus Leo XIV dalam sebuah homili menegaskan bahwa keinginan untuk menguasai pihak lain tidak sejalan dengan ajaran Yesus Kristus.
Sumber: Inilah