Trump Kantongi Tiga Nama ‘Pilihan Terbaik’ Pengganti Pimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei

DEMOCRAZY.ID – Kematian Ayatollah Ali Khamenei menyisakan tantangan bagi rezim ulama Iran untuk mencari pengganti, mengingat tidak ada penerus yang diumumkan secara resmi olehnya. Beberapa nama baru bermunculan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga mengaku telah mengantongi tiga nama sebagai “pilihan yang sangat bagus” untuk meneruskan pemerintahan Iran.

Dikutip dari Gulf News pada Senin (2/3/2026), Trump mengisyaratkan soal “opsi kepemimpinan” untuk Iran setelah AS dan Israel membombardir Teheran dan wilayah Iran lainnya sejak Sabtu (28/2) waktu setempat.

Kepada NYT, Trump mengatakan telah memegang tiga nama untuk memimpin Iran, menggantikan Khamenei yang memimpin negara tersebut selama 36 tahun terakhir.

Namun, ia belum bersedia mempublikasikan ketiga nama tersebut.

Untuk saat ini, Trump mengaku akan fokus pada serangan gabungan yang masih berlangsung.

“Saya tidak akan mengungkapkannya sekarang. Mari kita selesaikan pekerjaan ini dulu,” kata Trump kepada NYT.

Sementara itu, CNN dan Aljazeera melaporkan bahwa penerus Khamenei akan ditentukan oleh sebuah badan terpilih yang terdiri dari 88 ulama senior, yang dikenal sebagai Majelis Pakar.

Tugas ini hanya pernah dilakukan oleh badan ulama tersebut sekali sejak Republik Islam didirikan pada tahun 1979, yang berujung pada terpilihnya Khamenei menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Di tengah serangan yang masih berlangsung, pemerintah Iran akan berupaya cepat untuk memulihkan stabilitas di republik tersebut.

Para anggota majelis juga disebut segera berkumpul untuk membahas calon-calon potensial sebelum menunjuk salah satunya menjadi penerus Khamenei.

Beberapa nama yang muncul yakni:

  • Mojtaba Khamenei (56), putra kedua Khamenei
  • Alireza Arafi (67), ulama terkemuka dan orang kepercayaan Khamenei
  • Mohammad Mehdi Mirbagheri (60), ulama garis keras dan anggota Majelis Pakar
  • Hassan Khomeini (50), cucu dari pendiri Republik Islam, Ayatollah Ruhollah Khomeini
  • Hashem Hosseini Bushehri (60), ulama senior yang dekat dengan Khamenei

Aljazeera juga melaporkan bahwa Ali Khamenei sempat memberikan empat nama sebelum kematiannya. Namun, belum ada informasi siapa saja empat nama itu.

Skenario lain yang mungkin dijalankan Iran yakni negara dijalankan oleh dewan yang terdiri atas empat orang sampai pemimpin baru terpilih.

Sementara ini, Iran telah membentuk dewan beranggotakan tiga orang yang terdiri dari presiden negara, kepala kehakiman, dan salah satu ahli hukum Dewan Penjaga Konstitusi untuk sementara akan mengambil alih semua tugas kepemimpinan di Iran.

Sumber: Detik

Artikel terkait lainnya