DEMOCRAZY.ID – Kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Jalan Kutai Utara No. 1 mendadak viral setelah ditandai dengan nama “Tembok Ratapan Solo” di Google Maps.
Tanda tersebut muncul tepat di atas lokasi rumah Jokowi yang berada di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari.
Selain di Google Maps, fenomena ini diperkuat dengan beredarnya video seorang pemuda yang beraksi seolah sedang meratap di depan gerbang rumah tersebut.
Video itu salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @indopium.
“Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z,” tulis akun tersebut seperti dilihat Senin (16/2/2026).
jarak tembok ratapan solo ke gunung sepikul = 27 km.
sama dengan jarak:
– candi borobudur ➡️ gunung merapi.
– candi arjuna ➡️ gunung sumbing.
– candi kedaton trowulan [peninggalan majapahit] ➡️ gunung welirang.
– tugu jogja ➡️ gunung merapi.
– tugu jogja ➡️ pantai parangtritis.… https://t.co/xuDFdqAW06 pic.twitter.com/FAvkGGtvkX— akun dunia hewan (@jondhez) February 14, 2026
Beneran jadi tembok ratapan solo
IKN jadi candi betulan entar, tiap hari kelahiran gibran dikunjungi peziarah https://t.co/E3O3whnDb1
— Budi 【DavidBeatt】🐿🦉🎨🔮🧟♀️☔🦚🍂🔨📜 (@BudiBukanIntel) February 13, 2026
Lihat postingan ini di Instagram
Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, mengaku sudah mengetahui adanya penamaan unik tersebut di platform digital.
Namun, ia tidak bisa memastikan apakah presiden periode 2014 sampai 2024 itu sendiri sudah mengetahui hal tersebut atau belum.
“Ya, saya sudah tahu. Enggak tahu Bapak sudah tahu apa belum ya,” katanya saat dihubungi, Senin (16/2/2026).
Ketika ditanya mengenai kemungkinan untuk meminta perubahan nama di Google Maps, Syarif enggan berkomentar banyak.
Ia pribadi mengaku tidak merasa tersinggung dengan label tersebut.
“Kalau saya biasa saja,” ucapnya singkat.
Lebih lanjut, Syarif menegaskan tidak akan ada pembatasan khusus bagi pengunjung atau masyarakat yang lewat di depan rumah Jokowi, meski video aksi “meratap” tersebut kini tengah menjadi tren.
“Ya tetap biasa saja (tidak ada pembatasan pengunjung),” pungkasnya.
Sumber: Detik