

Saya pernah merasakan Dollar masih sekitar 2500, pada tahun 1996, lalu kita ditimpa krisis moneter hingga dolar ketika itu hampir mencecah 17.000, Pak Harto jatuh, digantikan Pak Bacharuddin Jusuf Habibie, dolar pernah kembali lagi menjadi 6000, sejak saat itu Dollar terus mahal sampai zaman WOWO 17.500.
***
Bacharuddin Jusuf Habibie (25 Juni 1936 – 11 September 2019) adalah Presiden Republik Indonesia ketiga yang menjabat sejak 21 Mei 1998 hingga 20 Oktober 1999, menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia ketujuh, dan sebelumnya lagi menjabat Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia terlama di dunia selama 20 tahun 1978-1998.
Sebelum memasuki dunia politik, Habibie dikenal luas sebagai seorang profesor dan ilmuwan dalam teknologi aviasi internasional dan satu-satunya presiden Indonesia hingga saat ini yang berlatarbelakang teknokrat.
Presiden ke-3 RI B.J. Habibie mencatatkan salah satu prestasi ekonomi terbesar sepanjang sejarah Indonesia dengan menguatkan nilai tukar Rupiah secara drastis dari level terburuknya sekitar Rp16.850 per dolar AS hingga mencapai kisaran Rp6.500 per dolar AS dalam waktu singkat, yakni sekitar 17 bulan masa pemerintahannya (1998–1999).
Meskipun berlatar belakang teknokrat dirgantara dan bukan ekonom, Habibie mengibaratkan kondisi Rupiah saat krisis 1998 seperti pesawat yang kehilangan daya angkat (stall). Untuk menstabilkannya, beliau mengeksekusi tiga jurus kebijakan ekonomi yang radikal dan terukur.
👇👇
meanwhile habibie pas rupiah melemah & krisis moneter: https://t.co/5oZYR4yh6q pic.twitter.com/xsuRc4Yeta
— kale (@kalistohenituse) May 16, 2026